WTF?
What the F*** adalah serial artikel ekslusif yang saya tulis di Musikator yang membahas serbaneka fenomena yang terdapat di seputar wilayah Rock ‘N’ Roll. Mulai dari aspek busana, gaya rambut, hingga kecenderungan ganjil di kalangan rocker: bunuh diri di usia 27—hey, Rock ‘N’ Roll tak berhenti cuma di soal musik keras, cepat, dan satanik!
Nah, WTF edisi perdana diawali dengan gaya rambut bernama Mullet (um, masih ingat MacGyver?)
Gaya rambut ini adalah pendek di depan, atas, dan samping namun panjang di belakang. Sering dikomentari dengan kelakar semacam, “Business in the front, party in the back” (deskripsi yang jitu, eh?)
Pertama kali dipopulerkan oleh David Bowie pada 1970an saat ia sedang berada dalam fase Ziggy Stardust dan Diamond Dogs. Lalu pada 1980an musisi seperti Michael Bolton dan Phil Collins dengan bangga mengadopsi gaya rambut ini. Namun yang paling fenomenal adalah ketika Billy Ray Cyrus meluncurkan singel legendarisnya, Achy Breaky Heart, dimana Billy dengan ultra bangganya tampil ber-Mullet ria. Tak lama berselang, musik Country lalu jadi identik dengan Mullet. Selain itu Mullet juga kerap diasosiasikan dengan kalangan kerah biru, penggemar Heavy Metal, penggila sepakbola serta pemain hockey es.
Mullet dikenal juga dengan sebutan lain seperti Hockey Hair, Bundesliga Haircut, Ten Ninety, Millennium Mullet, Helmet Hair, Coupe Longueuil, Chicago, Haircut o’ Death, Neckwarmer, dsb.
Kelompok musik yang tercatat pernah membawa tema ini dalam karyanya antara lain:
Seiring waktu, Mullet beranak-pinak menjadi Mo-Hullet (setengah Mohawk, setengah Mullet), Dreadmullet (Dreadlock/Rasta campur Mullet), Fem-Mullet/She-Mullet (wanita bergaya rambut Mullet—surely the kind of woman that I choose not (ever) to date!), Jazz Mullet (Limahl, vokalis Kajagoogoo, adalah inventor gaya ini), Skullet, Frullet, Cullet, Momullet/Mullet-Hawk (lihat foto di bawah), dsb.
That’s that. Edisi WTF berikutnya kita bahas soal Pompadour (gaya rambut klimis Rockabilly), Dreadlocks (yup, seperti veteran Reggae, Tony Q), dan banyak lagi. Oh, terakhir, bagi fundamentalis Mullet, masih cukup banyak wanita yang memuja anda, tenang saja…
*Ada beberapa komentar terhadap artikel ini, silakan baca di sini
Comments
Hahaha.. rambut mullet juga dikenal dengan sebutan “Bogan Hair”! Bagi yang gak kenal istilah Bogan, ini sebutan buat orang2 yg tinggal di suburbs yg jauh dari kota dan biasanya lebih dekat dg daerah pabrik industri etc, miara mobil mesin V8, dan rata2 ga berpendidikan tinggi, serta ngomongnya ngeracau gak jelas. mungkin kalian lebih familiar dengan istilah “White Trash”? Bravo Dethu! Artikel yg menarik!