<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rudolf Dethu</title>
	<atom:link href="http://www.rudolfdethu.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.rudolfdethu.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 10:50:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Zeke Khaseli: Makan Salak Lalu Masuk Surga</title>
		<link>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/30/zeke-khaseli-makan-salak-lalu-masuk-surga/</link>
		<comments>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/30/zeke-khaseli-makan-salak-lalu-masuk-surga/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jul 2010 01:10:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudolf Dethu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rudolfdethu.com/?p=2274</guid>
		<description><![CDATA[Di kalangan penggemar musik bukan umum, Zeke Khaseli bukanlah nama asing. Kiprah musikalnya terlacak di wilayah publik sejak saat ia masih bersekolah di Seattle, AS. Kala itu, 2001, pria bernama asli Harris Khaseli dengan grupnya, LAIN, merilis album dalam format cakram digital bertajuk <i>Djakarta Goodbye</i> lewat label sendiri, Our Coffee Records. Diikuti, masih di tahun yang sama, dengan menerbitkan single via label lokal, Flat Spills Records, yang melambungkan reputasinya di tanah air: <i>Veteran Travellers</i>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/SalaccaZalacca.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2275" title="SalaccaZalacca" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/SalaccaZalacca.jpg" alt="" width="400" height="475" /></a></p>
<p>Di kalangan penggemar musik bukan umum, Zeke Khaseli bukanlah nama asing. Kiprah musikalnya terlacak di wilayah publik sejak saat ia masih bersekolah di Seattle, AS. Kala itu, 2001, pria bernama asli Harris Khaseli dengan grupnya, LAIN, merilis album dalam format cakram digital bertajuk <em>Djakarta Goodbye</em> lewat label sendiri, Our Coffee Records. Diikuti, masih di tahun yang sama, dengan menerbitkan <em>single</em> via label lokal, Flat Spills Records, yang melambungkan reputasinya di tanah air: <em>Veteran Travellers</em>.</p>
<p>Pada 2003, setelah ia kembali ke Jakarta, album <em>Djakarta Goodbye</em> dirilis ulang oleh perusahaan rekaman dalam negeri, Surgery Records. Beberapa single serta album mini solo juga sempat diedarkannya ke pasar. Namun langkah ke berikutnya yang mampu menjadikan dirinya topik hangat di blantika musik kembali adalah ketika pada 2004 bersama kelompoknya yang lain, Zeke and the Popo, tampil di album kompilasi fenomenal <em>JKT:SKRG</em> melalui tembang <em>Unrescued World</em>.</p>
<p>Setelah berkiprah cukup lama di ZATPP dan melahirkan banyak karya, belakangan Zeke mulai kerap terlibat menjadi pencipta sekaligus pengisi musik film (<em>scoring</em>) di antaranya untuk <em>KALA</em>, <em>Fiksi</em>&#8212;di sini ia memenangkan Piala Citra&#8212;, juga  <em>Macabre</em>/<em>Rumah Dara</em>. Belum puas hingga di sana saja, Zeke beberapa pekan silam mempublikasikan album terbarunya, <em>Salacca Zalacca</em>. Dan kali ini ia mengusung namanya sendiri: Zeke Khaseli.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Zekeo1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2304" title="Zekeo1" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Zekeo1.jpg" alt="" width="500" height="326" /></a></p>
<p>Sejatinya album ini merupakan kumpulan lagu yang diciptakannya di kamar lalu seminggu sekali sejak Agustus 2009 sampai Januari 2010 dibagikannya gratis di situs pribadinya, <a href="http://www.zekekhaseli.com">www.zekekhaseli.com</a>. Sementara itu tembang-tembang di dalam albumnya sedikit berbeda dengan versi yang diunduh dari internet sebab telah di-<em>mixing</em> dan <em>mastering</em> ulang oleh Jonathan Vanco.</p>
<p>Mengenai isi <em>Salacca Zalacca</em> Zeke bilang bahwa albumnya yang ini bak film dokumenter yang merekam lingkungan sehari-harinya. Musiknya pekat terpengaruh The Beatles era psikadelik. Selain itu di sana-sini bakal tercium sedikit bau Blur, Pavement, Flaming Lips, Beck, Daniel Johnston serta Adam Green. Pula, kental nuansa film fiksi ilmiah, utamanya di departemen lirik. Sementara durasi lagu umumnya pendek-pendek, dua hingga tiga menitan.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Zekeo3.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2305" title="Zekeo3" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Zekeo3.jpg" alt="" width="500" height="333" /></a></p>
<p>Soal alasan dipilihnya judul unik macam <em>Salacca Zalacca</em>, Zeke berkisah, “Suatu hari gue, Anggun (Priambodo), dan Bin (Harlan) makan salak. Salaknya enak. Dan salak itu dalam bahasa latin disebut ‘Salacca Zalacca,’ menurut Wikipedia. Sempat juga terpikir untuk menamakan album ini ‘Salak Masuk Surga’”</p>
<p>Coba kita lihat apa <em>Salacca Zallaca</em> berujung diterima khalayak. Sudah begitu, untuk memastikan layak atau tidaknya <em>Salacca Zallaca</em> diterima masuk surga dunia hiburan dengan tangan terbuka silakan anda putuskan sendiri dengan menonton penampilannya pada 25 Juli 2010 di acara On The Up di EX Plaza, atau 31 Juli di Score, Cilandak Town Square.</p>
<p><span style="color: #0000ff;">*</span><small>Artikel ini pertama kali saya tayangkan di majalah The Beat Jakarta edisi Juli 2010</small></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/30/zeke-khaseli-makan-salak-lalu-masuk-surga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SVF ~ Saha Nuhur: Hurrah, Pecha Kucha Comin&#8217; Atcha!</title>
		<link>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/29/svf-saha-nuhur-hurrah-pecha-kucha-comin-atcha/</link>
		<comments>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/29/svf-saha-nuhur-hurrah-pecha-kucha-comin-atcha/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 00:41:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudolf Dethu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Socio-Politics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rudolfdethu.com/?p=2255</guid>
		<description><![CDATA[That's right, don't give up the fight, back in full-effect: Pecha Kucha Night!

Friday, August 06, 2010; 7 PM - end, at Sanur Village Festival.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>That&#8217;s right, don&#8217;t give up the fight, it&#8217;s Pecha Kucha Night!</em></p>
<p>Friday, August 06, 2010; 7 PM &#8211; end, at Sanur Village Festival.</p>
<p>And these are the participants/themes/titles:</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/PechKuch-resized.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2257" title="PechKuch-resized" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/PechKuch-resized.jpg" alt="" width="500" height="375" /></a></p>
<p>01. Agung Bawantara &#8211; theme: Blues Rock wayang / title: Merindukan Rok Belus, Kemasan Ekspresi Baru dari Bali<br />
02. Anton Muhajir (balebengong.net) / Citizen journalism / Jurnalisme Warga Memberi Ruang Warga untuk Bercerita<br />
03. Bulantrisna Djelantik / Reducing city noise / Less Noise Cities<br />
04. Iwan Darmawan / The story behind Ayu Manda&#8217;s novel / Ayu Manda<br />
05. SAMAS Bike Community / Bicycle, the green transportation / Bike for Life<br />
06. Jeff Kristianto / Empowering diffable people / A Wheelchair Access&#8217; Toilet is Not Enough<br />
07. Little Tree / The story behind Little Tree / Little Tree<br />
08. Yetty Kuhn / Remembering love in the 21st century / Love is Red<br />
09. Made Kris Adiastra / Knowledge about earthquake &amp; Tsunami / Save Southern Coastline for Tsunami Mitigation<br />
10. Saylow Alrite (Bali Blogger Community) / Fun crash-course about IT / KAsTI ~ Kelas Asik Teknologi Informasi<br />
11. Blue Green Community (in confirmation)</p>
<p>+DJ: Sound Bwoy Dodix spinnin&#8217; Dub/Ska/Reggae.</p>
<p>Be hip. Get a grip. Gettin&#8217; jiggy with it. Yip yip.</p>
<p><small>for further info please e-mail rudolfdethu@rudolfdethu.com or call/SMS +628123866364</small></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/29/svf-saha-nuhur-hurrah-pecha-kucha-comin-atcha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tonite! Bring Back the Memories!</title>
		<link>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/28/tonite-bring-back-the-memories/</link>
		<comments>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/28/tonite-bring-back-the-memories/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jul 2010 02:23:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudolf Dethu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rudolfdethu.com/?p=2245</guid>
		<description><![CDATA[Tonite! Wednesday, July 28, 2010; 8-10 PM

<b>Upcoming R-n-R Exhibition: ADE PUTRI</b>
<b><i>Bring Back the Memories!</i></b>

:: Introduction and playlist, written and handpicked by Ade herself ::

Berikut ini adalah sederet lagu-lagu yang menyenangkan bagi saya pribadi, dan biasanya membangkitkan memori akan suatu masa yang sudah lampau. Sekitar setengah di antaranya adalah lagu-lagu yang seringkali diputar pada masa acara Monday Mayhem di Parc (Jakarta) sedang berjaya. Sisanya adalah lagu yang tanpa disengaja datang ke dalam hidup saya; dan lantas terpilih menjadi lagu wajib di ribuan pagi hari saya untuk memulai hari maupun malam hari untuk menemani saya menghabiskan bir dingin—dengan atau tanpa teman.

So, when I throw a party, most likely you’ll hear some of these;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tonite! Wednesday, July 28, 2010; 8-10 PM</p>
<p><strong>Upcoming R-n-R Exhibition: ADE PUTRI<br />
<em>Bring Back the Memories!</em></strong></p>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>::</strong></span> Introduction and playlist, written and handpicked by Ade herself <span style="color: #ff0000;"><strong>::</strong></span></p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/TheKoffinKats.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2246" title="TheKoffinKats" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/TheKoffinKats.jpg" alt="" width="400" height="310" /></a></p>
<p><em>Berikut ini adalah sederet lagu-lagu yang menyenangkan bagi saya pribadi, dan biasanya membangkitkan memori akan suatu masa yang sudah lampau. Sekitar setengah di antaranya adalah lagu-lagu yang seringkali diputar pada masa acara Monday Mayhem di Parc (Jakarta) sedang berjaya. Sisanya adalah lagu yang tanpa disengaja datang ke dalam hidup saya; dan lantas terpilih menjadi lagu wajib di ribuan pagi hari saya untuk memulai hari maupun malam hari untuk menemani saya menghabiskan bir dingin—dengan atau tanpa teman.</em></p>
<p>So, when I throw a party, most likely you’ll hear some of these;</p>
<p>The Playlist:<br />
01. Fall Back Down &#8211; Rancid<br />
02. 1% &#8211; Lars Frederiksen &amp; The Bastards<br />
03. Psycho Sideshow &#8211; Mad Sin<br />
04. V8 Nightmare &#8211; Koffin Kats<br />
05. Ace Of Spades &#8211; Motorhead<br />
06. Hot Rod Girl &#8211; Brian Setzer<br />
07. Baby I&#8217;m Drunk &#8211; Reverend Horton Heat<br />
08. Hellbound Train &#8211; Three Bad Jacks<br />
09. The KKK Took My Baby Away &#8211; The Ramones<br />
10. Story Of My Life &#8211; Social Distortion<br />
11. Hechizo De Amor &#8211; Tiger Army<br />
12. Jealous Again &#8211; The Black Crowes<br />
13. Matraman &#8211; The Upstairs<br />
14. Am I Robot? &#8211; Goodnight Electric<br />
15. Another World &#8211; Beborn Beton<br />
16. Disco 2000 &#8211; Pulp<br />
17. Take Me Out &#8211; Franz Ferdinand<br />
18. Aku Cinta J.A.K.A.R.T.A. &#8211; C&#8217;mon Lennon<br />
19. Been Caught Stealing &#8211; Jane&#8217;s Addiction<br />
20. No Rain &#8211; Blind Melon<br />
21. You &#8211; Candlebox<br />
22. Space Oddity &#8211; David Bowie<br />
23. Sweet Dreams &#8211; Marilyn Manson<br />
24. Circle &#8211; Edie Brickell &amp; New Bohemians<br />
25. Bulan &#8211; Fable<br />
26. True &#8211; Spandau Ballet<br />
27. Wonderful &#8211; Adam Ant<br />
28. What&#8217;s Up &#8211; 4 Non Blondes<br />
29. Waiting Game &#8211; Swing Out Sister<br />
30. Everyday Is Like Sunday &#8211; Morrissey<br />
31. Love Will Tear Us Apart &#8211; Joy Division<br />
32. Dr. Feelgood &#8211; Motley Crue<br />
33. We&#8217;re Not Gonna Take It &#8211; Twisted Sister<br />
34. California Uber Alles &#8211; Dead Kennedys</p>
<p>Roars, Rants, &amp; Raves, coming very soon!</p>
<p>___________________</p>
<p><em>The Block Rockin&#8217; Beats<br />
Curator: Rudolf Dethu<br />
Every Wednesday, 8 &#8211; 10 PM<br />
The Beat Radio Plus &#8211; Bali, 98.5 FM</em></p>
<p><em>120 minutes of cock-melting tunes.<br />
No bullcrap.<br />
Zero horse shit.<br />
Rad-ass rebel without a pause.</em></p>
<p><em>Shut up and slamdance!</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/28/tonite-bring-back-the-memories/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rock-n-Roll Exhibition: ERIC WIRJANATA</title>
		<link>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/27/rock-n-roll-exhibition-eric-wirjanata/</link>
		<comments>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/27/rock-n-roll-exhibition-eric-wirjanata/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 04:23:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudolf Dethu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rudolfdethu.com/?p=2203</guid>
		<description><![CDATA[Edition: May 05, 2010

<b>Rock-n-Roll Exhibition: ERIC WIRJANATA</b>
<b><i>Another Reason to Live</i></b>

:: Playlist, intro, song descriptions, handpicked and written by Eric Himself ::

...Lagu-lagu berikut ini mungkin tidak akan merubah hidup anda, tetapi mereka akan membuat malam hari ini terasa lebih indah...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Edition: May 05, 2010</p>
<p><strong>Rock-n-Roll Exhibition: ERIC WIRJANATA<br />
<em>Another Reason to Live</em></strong></p>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>::</strong></span> Playlist, intro, song descriptions, handpicked and written by Eric Himself <strong><span style="color: #ff0000;">::</span></strong></p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/RnRExhibition-EricW.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2204" title="RnRExhibition-EricW" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/RnRExhibition-EricW.jpg" alt="" width="400" height="400" /></a><br />
<em><br />
&#8230;Lagu-lagu berikut ini mungkin tidak akan merubah hidup anda, tetapi mereka akan membuat malam hari ini terasa lebih indah&#8230;</em></p>
<p>The Playlist:</p>
<p><strong>01. Abort &#8211; Coldhand</strong><br />
Ini adalah proyek saya pribadi. Saya masukan kedalam playlist ini karena saya yakin dapat membantu kamu menikmati hidup.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/RobertPollard.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2209" title="RobertPollard" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/RobertPollard.jpg" alt="" width="275" height="303" /></a><br />
<strong>02. Guided by Voices &#8211; The Goldheart Mountaintop Queen Directory</strong><br />
Saya memasukan lagu ini, karena menurut saya essensial bagi semua pendengar radio untuk mendengarkan lagu ini.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/SajamaCut.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2210" title="SajamaCut" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/SajamaCut.jpg" alt="" width="400" height="268" /></a><br />
<strong>03. Sajama Cut &#8211; Paintings/Pantings</strong><br />
Band sahabat saya, yang vokalisnya berhasil membuat saya menjadi penikmat rekaman berdesis band-band lo-fi.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Pavement.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2211" title="Pavement" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Pavement.jpg" alt="" width="375" height="258" /></a><br />
<strong>04. Pavement &#8211; Shady Lane</strong><br />
Supaya kamu bisa gaul di toko CD hipster.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/E.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2212" title="E" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/E.jpg" alt="" width="275" height="203" /></a><br />
<strong>05. Eels &#8211; The Beginning</strong><br />
Saya adalah penggemar band ini, dan setiap album mereka selalu melakukan hal baru, kadang saya suka hasilnya, kadang ngga, dan ini diambil dari album terbarunya yang saya suka.</p>
<p><strong><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/BenGibbard.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2213" title="BenGibbard" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/BenGibbard.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a><br />
06. Ben Gibbard &#8211; Farmer Chords</strong><br />
Adalah vokalis pria dengan suara paling empuk.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Pajo.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2214" title="Pajo" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Pajo.jpg" alt="" width="300" height="203" /></a><br />
<strong>07. Pajo &#8211; Where Eagles Dare</strong><br />
Setiap penggemar musik, perlu mengenal siapa itu David Pajo, dan kalau kamu tidak tahu lagu ini, tidak apa-apa, tanya saja sama produser acara ini.</p>
<p><strong>08. jj &#8211; Things Will Never Be the Same</strong><br />
Saat keindahan Pop digabungkan dengan depresinya keadaan sosial di sekeliling kita.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/DeathCabforCutie.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2215" title="DeathCabforCutie" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/DeathCabforCutie.jpg" alt="" width="350" height="529" /></a><br />
<strong>09. Death Cab for Cutie &#8211; Your Heart is an Empty Room</strong><br />
The title of this song says everything.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Metric.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2216" title="Metric" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Metric.jpg" alt="" width="400" height="266" /></a><br />
<strong>10. Metric &#8211; Gimme Sympathy</strong><br />
Kebetulan aja lagi suka dengerin album ini.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/VampireWeekend.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2217" title="VampireWeekend" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/VampireWeekend.jpg" alt="" width="400" height="240" /></a><br />
<strong>11. Vampire Weekend &#8211; Horchata</strong><br />
Membuat saya ingin berada di Afrika dan joged-joged di Soweto, lalu pergi ke Meksiko minum horchata, dan kemudian pulang mendengarkan the Talking Heads.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/OfMontreal.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2218" title="OfMontreal" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/OfMontreal.jpg" alt="" width="400" height="258" /></a><br />
<strong>12. Of Montreal &#8211; Gallery Piece</strong><br />
Entah mengapa saya merasa perlu memasukkan lagu ini&#8230;</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Noisettes.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2219" title="Noisettes" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Noisettes.jpg" alt="" width="350" height="282" /></a><br />
<strong>13. Noisettes &#8211; Never Forget You</strong><br />
Perpaduan yang pas antara black music dan indie rock.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/IanMcCulloch.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2220" title="IanMcCulloch" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/IanMcCulloch.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a><br />
<strong>14. Echo and the Bunnymen &#8211; Proxy</strong><br />
Kapan lagi Echo and the Bunnymen memainkan lagu yang terdengar lebih cerah?</p>
<p><strong>15. R.E.M. &#8211; Man On The Moon</strong><br />
Saya suka lagu ini, saya suka filmnya, dan terakhir kali menyanyikan lagu ini di sebuah karaoke saya hampir menitikkan air mata. Buat saya ini salah satu lagu terbaik sepanjang masa.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/TheNational.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2221" title="TheNational" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/TheNational.jpg" alt="" width="400" height="267" /></a><br />
<strong>16. The National &#8211; Terrible Love</strong><br />
Dari album terbaru band kesukaan saya.</p>
<p><strong>17. Melvins &#8211; Nude With Boots</strong><br />
Harsh hash bash.</p>
<p><strong>18. Nirvana &#8211; Verse Chorus Verse</strong><br />
Salah satu lagu mereka paling terkenal tapi juga sulit dicari.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/APlacetoBuryStrangers.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2222" title="APlacetoBuryStrangers" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/APlacetoBuryStrangers.jpg" alt="" width="350" height="274" /></a><br />
<strong>19. A Place to Bury Strangers &#8211; Keep Slipping Away</strong><br />
Band paling berisik dan paling hip dari Brooklyn.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/SonicYouth.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2223" title="SonicYouth" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/SonicYouth.jpg" alt="" width="349" height="316" /></a><br />
<strong>20. Sonic Youth &#8211; Kool Thing</strong><br />
Band paling berisik yang pernah ada, sebuah dosa besar jika tidak memasukan mereka ke dalam playlist.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/SerenaManeesh.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2224" title="SerenaManeesh" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/SerenaManeesh.jpg" alt="" width="525" height="210" /></a><br />
<strong>21. Serena-Maneesh &#8211; I Just Want To See Your Face</strong><br />
The sweetest noise</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Skywave.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2225" title="Skywave" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Skywave.jpg" alt="" width="350" height="235" /></a><br />
<strong>22. Skywave &#8211; Watch You Fade</strong><br />
Noisedreamgazer.</p>
<p><strong>23. The N.E.C. &#8211; It&#8217;s Right</strong><br />
Saya langsung merasa hari saya lebih indah saat band ini mengirimkan lagu mereka.</p>
<p><strong>24. Stellarium &#8211; Chocolate &amp; Strawberry</strong><br />
Dari Singapura dan mereka senang memperhatikan sepatu mereka sambil bermimpi.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/TrailoftheDead.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2226" title="TrailoftheDead" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/TrailoftheDead.jpg" alt="" width="400" height="243" /></a><br />
<strong>25. …And You Will Know Us by the Trail of Dead &#8211; Another Morning Stoner</strong><br />
Salah satu band noise terpenting dalam dua dekade ini.<br />
<span style="color: #ff0000;"><strong>~</strong></span> <small>Watch the video <a href="http://www.youtube.com/watch?v=kNf54L5uFZI">here</a></small></p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/TheRaveonettes.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2227" title="TheRaveonettes" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/TheRaveonettes.jpg" alt="" width="375" height="249" /></a><br />
<strong>26. The Raveonettes &#8211; Boys Who Rape Should All Be Destroyed</strong><br />
The best duo in dream-pop scene.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/BrokenSocialScene.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2228" title="BrokenSocialScene" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/BrokenSocialScene.jpg" alt="" width="400" height="267" /></a><br />
<strong>27. Broken Social Scene &#8211; World Sick</strong><br />
Semua yang merasa gaul penting mendengarkan band ini.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Seabear.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2229" title="Seabear" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Seabear.jpg" alt="" width="400" height="300" /></a><br />
<strong>28. Seabear &#8211; Cat Piano</strong><br />
Saya rasa lagu ini cukup bagus untuk disertakan di playlist ini.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/TheThrills.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2230" title="TheThrills" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/TheThrills.jpg" alt="" width="400" height="223" /></a><br />
<strong>29. The Thrills &#8211; This Year</strong><br />
Begitu juga lagu ini.</p>
<p><strong>30. Two Door Cinema Club &#8211; Undercover Martin</strong><br />
Kebetulan baru dikasih lagunya, dan cukup bagus, jadi ya saya masukan saja.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/SheHim.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2231" title="She&amp;Him" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/SheHim.jpg" alt="" width="400" height="225" /></a><br />
<strong>31. She &amp; Him &#8211; In the Sun</strong><br />
Zooey sukses menjadi idola indie kids seluruh dunia karena suara yang renyah dan pop yang ringan. Pasangan yang pas dengan M. Ward.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Club8.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2232" title="Club8" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Club8.jpg" alt="" width="400" height="266" /></a><br />
<strong>32. Club 8 &#8211; Western Hospitality</strong><br />
Duo paling manis di scene pop ini, kembali dari jalan-jalan ke Afrika dan Amerika Selatan bawa oleh-oleh cara baru membuat aransemen musik Indie Pop.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/AcidHouseKings.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2233" title="AcidHouseKings" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/AcidHouseKings.jpg" alt="" width="350" height="349" /></a><br />
<strong>33. Acid House Kings &#8211; Tonight is Forever</strong><br />
Lagu ini kenang-kenangan gue dan pacar gue yang sekarang.</p>
<p>____________________</p>
<p>Catatan: Eric Wirjanata adalah satu dari 3 penggagas Deathrockstar, situs musik independen maha penting di negeri ini. Sempat berkiprah dengan band Snorg, Eric belakangan aktif menjadi juri di berbagai festival musik signifikan di antaranya ICEMA Awards, dan, tentu saja, Eric merupakan sosok yang diperhitungkan di skena kerajinan kertas alias papercraft.</p>
<p>_____________________</p>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>::</strong></span> If you wanna listen to the songs, go to Big Audio Dynamite on your right and pick the playlist <strong><span style="color: #ff0000;">::</span></strong></p>
<p>Upcoming shows/exhibitions<span style="color: #0000ff;">*</span>:</p>
<p>- July 28, 2010: Ade Putri (publicist of Millionaires Club, host of Foodtective radio program)<br />
- August 04, 2010: Sammy Bramantyo (bassist of Seringai, radio announcer of Gen FM)<br />
- August 11, 2010: Simon Grigg (the guy who formed and managed Suburban Reptiles, one New Zealand’s first two Punk Rock band; the legendary NZ bands’ producer/manager/DJ/you name it)<br />
- August 18, 2010: Oddie Octaviadi (vocalist of Getah)<br />
- August 25, 2010: Edy Khemod (drummer of Seringai, the guy behind Cerahati production house)<br />
More exhibitions later by Jimi Multazham, Marzuki Mohammad, Veroland, Pratiwi Sasotya, Alfred Pasifico, Santi YZ, Nasta Sutardjo, Dewa Palguna, etc.</p>
<p>See y’all again next Wednesday!</p>
<p>Boozed, Broozed, and Broken-boned,<br />
RUDOLF DETHU</p>
<p><span style="color: #0000ff;">*</span><small>subject to change</small><br />
____________________</p>
<p><em>The Block Rockin’ Beats<br />
Curator: Rudolf Dethu<br />
Every Wednesday, 8 – 10 PM<br />
The Beat Radio Plus – Bali, 98.5 FM</em></p>
<p><em>120 minutes of cock-melting tunes.<br />
No bullcrap.<br />
Zero horse shit.<br />
Rad-ass rebel without a pause.</em></p>
<p><em>Shut up and slamdance!</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/27/rock-n-roll-exhibition-eric-wirjanata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Twitter Wars in Asia</title>
		<link>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/24/twitter-wars-in-asia/</link>
		<comments>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/24/twitter-wars-in-asia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 01:44:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudolf Dethu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Socio-Politics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rudolfdethu.com/?p=2189</guid>
		<description><![CDATA[<small><i>by Hera Diani</i></small>

Conservative and liberal Muslims in Indonesia are taking their fight for hearts and minds to Twitter. Is that good or bad?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/TwitterWars.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2190" title="TwitterWars" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/TwitterWars.jpg" alt="" width="400" height="250" /></a></p>
<p><small><em>by Hera Diani</em></small></p>
<p>Conservative and liberal Muslims in Indonesia are taking their fight for hearts and minds to Twitter. Is that good or bad?</p>
<p>Read more <a href="http://the-diplomat.com/2010/06/22/twitter-wars-in-asia/">here</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/24/twitter-wars-in-asia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tonite! Daddy-O-Stereo!</title>
		<link>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/21/tonite-daddy-o-stereo/</link>
		<comments>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/21/tonite-daddy-o-stereo/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2010 08:20:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudolf Dethu</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.rudolfdethu.com/?p=2182</guid>
		<description><![CDATA[Tonite! Wednesday, July 21, 2010; 8-10 PM

<b>Upcoming R-n-R Exhibition: DEDI KRISTIAN</b>
<b><i>Daddy-O-Stereo</i></b>

:: Introduction and playlist, written and handpicked by Dedi Himself ::

Playlist dibawah adalah normalizer saya di keseharian. Kadang jadi rambu-rambu, kadang jadi ekstase kilat, kadang jadi penenang, kadang menunjukkan siapa saya.
Banyak diantaranya adalah musik pengiring saat masih berjumpalitan di pinggir jalan Bali belajar six-step atau air freeze, buat lirik rap dll, disaat anak2 lain berdistorsi dengan gitar listrik dan pakai baju hitam-hitam. Dan lagu2 ini selalu fit in dengan semua periode hidup setelahnya, sampai sekarang. Ditambah dengan lagu-lagu baru yang saya temukan seiring jalan tentunya.

All songs define revelations in the long run!
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tonite! Wednesday, July 21, 2010; 8-10 PM</p>
<p><strong>Upcoming R-n-R Exhibition: DEDI KRISTIAN<br />
<em>Daddy-O-Stereo</em></strong></p>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>::</strong></span> Introduction and playlist, written and handpicked by Dedi Himself <span style="color: #ff0000;"><strong>::</strong></span></p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/EricBRakim.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2183" title="EricB&amp;Rakim" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/EricBRakim.jpg" alt="" width="300" height="399" /></a></p>
<p><em>Playlist dibawah adalah normalizer saya di keseharian. Kadang jadi rambu-rambu, kadang jadi ekstase kilat, kadang jadi penenang, kadang menunjukkan siapa saya.<br />
Banyak diantaranya adalah musik pengiring saat masih berjumpalitan di pinggir jalan Bali belajar six-step atau air freeze, buat lirik rap dll, disaat anak2 lain berdistorsi dengan gitar listrik dan pakai baju hitam-hitam. Dan lagu2 ini selalu fit in dengan semua periode hidup setelahnya, sampai sekarang. Ditambah dengan lagu-lagu baru yang saya temukan seiring jalan tentunya.</em></p>
<p><em>All songs define revelations in the long run!</em></p>
<p>The Playlist:<br />
01. The Roots – 75 Bars<br />
02. Ray Charles – What I’d Say<br />
03. DJ Shadow – Organ Donor<br />
04. Raphael Saadiq – Staying In Love<br />
05. John Lennon – Give Peace A Chance<br />
06. The Trees &amp; The Wild – Derau &amp; Kesalahan<br />
07. The Morning After – Dengar &amp; Diam<br />
08. The S.I.G.I.T. – No Hook<br />
09. Joy Division – Love Will Take Us Apart<br />
10. Morrissey – That’s How People Grow Up<br />
11. The Game – One Blood<br />
12. KRS-One – Criminal Minded<br />
13. NWA – Straight Outta Compton<br />
14. Charming Boys – Back To Da Funk<br />
15. Eric B &amp; Rakim – Don’t Sweat The Technique<br />
16. The Shadows – Apache<br />
17. Gangstarr – Full Clip<br />
18. Fusik – For The B-Boys<br />
19. DJ Woodo – Footwork Final Battle<br />
20. Breakestra – At The End Of The Day<br />
21. Nostalgia 77 – Seven Nation Army<br />
22. DJ Cut Nice – I Believe In Miracle<br />
23. Bloc Party – The Prayer<br />
24. Kings Of Leon – Use Somebody<br />
25. The Temper Trap – Sweet Disposition<br />
26. Bjork – Declare Independence<br />
27. Lowell Fulson – Why Don’t We Do It On The Road<br />
28. The White Stripes – Icky Thump</p>
<p>Roars, Rants, &amp; Raves, coming very soon!</p>
<p>___________________</p>
<p><em>The Block Rockin&#8217; Beats<br />
Curator: Rudolf Dethu<br />
Every Wednesday, 8 &#8211; 10 PM<br />
The Beat Radio Plus &#8211; Bali, 98.5 FM</em></p>
<p><em>120 minutes of cock-melting tunes.<br />
No bullcrap.<br />
Zero horse shit.<br />
Rad-ass rebel without a pause.</em></p>
<p><em>Shut up and slamdance!</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/21/tonite-daddy-o-stereo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>What The Goddamn F&#8211;k Is Wrong With You? Your Grammar Makes Me [Sic]!</title>
		<link>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/19/what-the-goddamn-f-k-is-wrong-with-you-your-grammar-makes-me-sic/</link>
		<comments>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/19/what-the-goddamn-f-k-is-wrong-with-you-your-grammar-makes-me-sic/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2010 00:15:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudolf Dethu</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.rudolfdethu.com/?p=2168</guid>
		<description><![CDATA[A new, interesting, in-your-face, razor-sharp, ghetto-smart way to learn linguistics]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/WhatGFWrong.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2169" title="WhatGFWrong" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/WhatGFWrong.jpg" alt="" width="400" height="545" /></a></p>
<p>A new, interesting, in-your-face, razor-sharp, ghetto-smart way to learn linguistics. Totally f&#8211;king beautiful.</p>
<p>Read more <a href="http://wearevane.com/lifestyle/2010/05/28/what-the-goddam-fuck-is-wrong-with-you/">here</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/19/what-the-goddamn-f-k-is-wrong-with-you-your-grammar-makes-me-sic/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Leonardo Ringo: Memuja Matahari Lagi Berdikari</title>
		<link>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/17/leonardo-ringo-memuja-matahari-lagi-berdikari/</link>
		<comments>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/17/leonardo-ringo-memuja-matahari-lagi-berdikari/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Jul 2010 05:59:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudolf Dethu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rudolfdethu.com/?p=2155</guid>
		<description><![CDATA[Menyebut nama Leonardo, barangkali tak banyak masyarakat awam yang mengenalinya. Namun jika menyinggung Vessel atau Zeke and The Popo, mungkin orang akan lebih mahfum. Benar, Leonardo Ringo tadinya adalah biduan dari grup musik hebat---sayang cuma muncul &#038; bertahan sekelebat---Vessel, lalu berlanjut sebagai penggebuk drum sekaligus vokalis di kelompok yang tak kalah dahsyat: Zeke and The Popo. Bukan cuma itu, Leonardo sempat pula muncul di album kompilasi fenomenal yang oleh banyak pengamat disebut kuat merepresentasikan skena alternatif ibukota,<i> JKT:SKRG</i>, lewat projeknya bernama Ruang Hampa.

Setelah 18 tahun lintang pukang di blantika berkesenian lokal, akhirnya Leonardo tiba juga di titik berikut karirnya: merilis album solo. Pria yang kerap juga menggunakan identitas berbeda, Mugeni Spacekid, ini bahkan membutuhkan hingga 2 tahun untuk merilis karya perdananya yang diberi judul <i>The Sun</i>. Tak terbilang pula energi, uang, canda tawa, amarah, serta air mata, yang terkuras saat penggarapan komposisi berisikan 12 lagu ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Leonardo-bike.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2158" title="Leonardo-bike" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Leonardo-bike.jpg" alt="" width="500" height="333" /></a></p>
<p>Menyebut nama Leonardo, barangkali tak banyak masyarakat awam yang mengenalinya. Namun jika menyinggung Vessel atau Zeke and The Popo, mungkin orang akan lebih mahfum. Benar, Leonardo Ringo tadinya adalah biduan dari grup musik hebat&#8212;sayang cuma muncul &amp; bertahan sekelebat&#8212;Vessel, lalu berlanjut sebagai penggebuk drum sekaligus vokalis di kelompok yang tak kalah dahsyat: Zeke and The Popo. Bukan cuma itu, Leonardo sempat pula muncul di album kompilasi fenomenal yang oleh banyak pengamat disebut kuat merepresentasikan skena alternatif ibukota, <em>JKT:SKRG</em>, lewat projeknya bernama Ruang Hampa.</p>
<p>Setelah 18 tahun lintang pukang di blantika berkesenian lokal, akhirnya Leonardo tiba juga di titik berikut karirnya: merilis album solo. Pria yang kerap juga menggunakan identitas berbeda, Mugeni Spacekid, ini bahkan membutuhkan hingga 2 tahun untuk merilis karya perdananya yang diberi judul <em>The Sun</em>. Tak terbilang pula energi, uang, canda tawa, amarah, serta air mata, yang terkuras saat penggarapan komposisi berisikan 12 lagu ini.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/leo-album-cover.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2156" title="leo-album-cover" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/leo-album-cover.jpg" alt="" width="350" height="349" /></a></p>
<p>Pria pengagum David Bowie ini di album debutnya mengaku ingin berbagi semua pengalaman, kekuatan dan harapannya. Ia bersenandung tentang dinamika keseharian: memberitakan kebahagiaan, kemarahan, kesedihan, ketakutan, kegetiran, sekaligus kekecewaan. Semua dirangkai dalam jalinan gubahan Pop-Folk nan elegan. Mulai dari Jeff Buckley, Richard Hawley hingga denyut sepoi-sepoi Rockabilly terdengar di sana-sini. Lalu-lalang Lou Reed&#8212;dalam pengaruh acid&#8212;menyusuri New York sesekali menyodok. Sekelumit pahit Tom Waits kadang sendu terselip.</p>
<p>Pemilihan tajuk <em>The Sun</em> pun punya kisahnya sendiri. Selain menjadi salah satu tembang paling personal yang terdapat di album, menurut musisi yang juga berprofesi sebagai penyiar dan produser acara radio ini, matahari menjadi filosofi utama. Eksistensi matahari, katanya, amat signifikan demi berlangsungnya kehidupan. Diibaratkannya, Tuhan boleh mengambil bulan dan bumi tetap berputar. Namun jika Tuhan mengambil matahari maka proses evolusi bakal berhenti. Bumi dan manusia bisa hidup tanpa bulan, namun mustahil tanpa matahari.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/LeoRingo-ganda.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2157" title="LeoRingo-ganda" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/LeoRingo-ganda.jpg" alt="" width="500" height="370" /></a></p>
<p>Dan rasanya pantas jika gubahan selusin tembang milik Leonardo ini begitu dinantikan oleh publik. Perhatikan saja jajaran individu yang terlibat. Hendra Perdana&#8212;lebih populer sebagai Anda Bunga&#8212;dengan latar belakang Rock-nya yang kental, serta Dharmo Soedirman&#8212;dari Komunitas Jazz Kemayoran&#8212;yang merupakan aktivis Jazz kugiran, duo dinamis tersebut bertindak menjadi produser (penting diketahui: dua sosok ini pula lah yang sejatinya paling giat mendorong Leonardo merilis album solo). Figur mahsyur lainnya ada Emil Hussein (Naif), Kartika Jahja &amp; Susan Agiwitanto (Tika &amp; the Dissidents), Indra Perkasa (Tomorrow’s People Ensemble), Lani Leyli (Amazing in Bed), Ricky Surya Virgana (White Shoes &amp; the Couples Company), Rayendra Yuditia (ZATPP), Christo Putra (Dear Nancy), Mian Meuthia, Mian Tiara, Filipus Davefriz, Chroma String Quartet, Galaxy Big Band dan David Tarigan.</p>
<p>Jadilah saksi dari aksi Leonardo Ringo di acara ICEMA (Indonesia Cutting Edge Music Awards) di Epicentrum Walk, Kuningan, pada 18 Juli, ia akan membawakan lagu <em>Susi Belel</em> karya Fariz RM. Selain itu, videoklip <em>Insecurity</em> arahan sutradara Joko Anwar sudah pula bisa disimak di situs resminya: <a href="http://leonardoringo.com">http://leonardoringo.com</a></p>
<p>Sekarang, silakan tuang wiski. Rayakan kegembiraan secara mini, dan kesepian dengan maksi. Lalu bersulang sendiri-sendiri.</p>
<p><span style="color: #0000ff;">*</span><small>Artikel ini pertama kali saya tayangkan di majalah The Beat Jakarta edisi Juli 2010</small></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/17/leonardo-ringo-memuja-matahari-lagi-berdikari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ICEMA: Hitungan Menurun Menuju Pemilihan Kampiun</title>
		<link>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/16/icema-hitungan-menurun-menuju-pemilihan-kampiun/</link>
		<comments>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/16/icema-hitungan-menurun-menuju-pemilihan-kampiun/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2010 07:06:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudolf Dethu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rudolfdethu.com/?p=2137</guid>
		<description><![CDATA[Setelah melewati 2 periode, 29 April hingga 29 Mei memilih lima grup musik paling favorit di masing-masing kategori, 29 Mei sampai 29 Juni menyeleksi siapa-siapa yang berhak masuk nominasi, maka ajang festival musik bertajuk ICEMA (Indonesia Cutting Edge Music Awards) kini telah memasuki tahap akhir yaitu pengumuman nama-nama pemenang.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/FrauUpstairs.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2141" title="FrauUpstairs" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/FrauUpstairs.jpg" alt="" width="454" height="227" /></a></p>
<p>Setelah melewati 2 periode, 29 April hingga 29 Mei memilih lima <em>band</em> paling favorit di masing-masing kategori, 29 Mei sampai 29 Juni menyeleksi siapa-siapa yang berhak masuk nominasi, maka ajang festival musik bertajuk ICEMA (Indonesia Cutting Edge Music Awards) kini telah memasuki tahap akhir yaitu pengumuman nama-nama pemenang.</p>
<p>Dari sedemikian berlimpah partisipan yang turut serta memberikan suaranya dalam kompetisi musik bukan <em>mainstream</em>&#8212;belakangan dikenal juga dengan sebutan cutting edge&#8212;ini, akhirnya yang dianggap sah alias sesuai prosedur tinggal 42 ribu orang saja. Ketua Panitia ICEMA 2010, Adhi Djimar, menegaskan, “Yang memilih lebih dari 42 ribu orang, tapi mereka yang tidak verifikasi ulang tidak kami hitung.”</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/ERKbySatriaRamadhan.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2142" title="ERKbySatriaRamadhan" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/ERKbySatriaRamadhan.jpg" alt="" width="500" height="332" /></a></p>
<p>Yang relatif mencengangkan, dari rentang umur para <em>voter</em>, jumlah terbanyak berada di kisaran 16 – 24 tahun, diikuti 25 – 34 tahun, serta 35 – 40 tahun bertengger di urutan ketiga. Simak komentar Adhi, “Kami tidak menyangka yang usia 35 – 40 tahun bisa mendapat porsi yang cukup banyak. Itu juga kami masih bingung, mereka itu entah teman-teman pemilih, entah siapa.”</p>
<p>Sementara itu, raihan penghargaan selain ditentukan dengan banyaknya jumlah <em>voting</em> via dunia maya, tim juri yang tergabung dalam Dewan Kategorisasi akan menetapkan juga juara menurut versi mereka sendiri yang terbagi dalam 3 klasifikasi: Best Album, Lifetime Achievement, pula Most Inspiring Artist. “Bukannya kami tak percaya pada penilaian publik, tapi kami takut hasilnya akan bias,” jelas ketua Dewan Kategorisasi, Denny Sakrie, tentang pengelompokan khusus tersebut.</p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Shaggydog-horizontal1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2150" title="Shaggydog-horizontal" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Shaggydog-horizontal1.jpg" alt="" width="500" height="333" /></a></p>
<p>Acara puncaknya sendiri akan dilangsungkan pada 18 Juli 2010 di di Epicentrum Walk dengan penampil: Tika and The Dissidents, The Upstairs, Goodnight Electric, Burgerkill, dan Pure Saturday. Berikut adalah sebagian kecil dari kategori yang dilombakan beserta salah satu bakal kampiunnya: Favorite Alternative Song (Efek Rumah Kaca – <em>Kenakalan Remaja di Era Informatika</em>), Favorite Singer – Songwriter (Frau – <em>Mesin Penenun Hujan</em>), Favorite Reggae and Ska Song (ShaggyDog – <em>Honey</em>), Favorite Folk/Country Song (Dialog Dini Hari – <em>Pagi</em>), Favorite Blues Song (Gugun and Blues Shelter – <em>When I See You Again</em>), Favorite Artwork for Album (The Upstairs – <em>Magnet! Magnet!</em>), dan lain-lain. Untuk nominasi lengkap silakan pergi ke situs resminya: <a href="http://www.icema.co.id">http://www.icema.co.id</a></p>
<p>Revolusi. Sekarang. Ya, <em>sekarang</em>.</p>
<p><span style="color: #0000ff;">*</span><small>Tulisan ini pertama kali saya tayangkan di majalah The Beat Jakarta edisi Juli 2010</small><span style="color: #ff0000;"><br />
<span style="color: #0000ff;">*</span></span><small>Foto Efek Rumah Kaca oleh Satria Ramadhan</small></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/16/icema-hitungan-menurun-menuju-pemilihan-kampiun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tonite! The Jumper Stomper!</title>
		<link>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/14/tonite-the-jumper-stomper/</link>
		<comments>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/14/tonite-the-jumper-stomper/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 01:07:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudolf Dethu</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.rudolfdethu.com/?p=2107</guid>
		<description><![CDATA[Tonite! Wednesday, July 14, 2010; 8-10 PM

<b>Upcoming R-n-R Exhibition: HERU WAHYONO</b>
<b><i>The Jumper Stomper</i></b>

:: Introduction and playlist, written and handpicked by Heru Himself ::

Hola!
Berikut ini adalah sederetan tembang-tembang yang selalu melekat di benak saya, setidaknya sampai sekarang. Beberapa juga merupakan pengaruh yang cukup kuat di kedua grup musik saya, sedangkan sebagian lagi adalah sederetan nada dan irama yang mampu mencuri perhatian dan memori di otak saya karena unik dan menarik. Ada juga yang mengingatkan saya ketika masih bercengkrama dengan teman-teman saya dulu di jalanan Gondomanan, yang mana latar belakang musik mereka berbeda-beda (tentu saja waktu itu saya masih, ehm, abal-abal nan labil... LOL ). Bahkan, ada juga yang datang dari masa puber saya di Kuta, Bali.

Tembang-tembang ini ada yang datang begitu saja, entah dari seorang kenalan traveler, dari teman yang lama di luar negeri, dari seseorang di bar, teman nongkrong, atau dari sebuah pengeras suara di suatu tempat. Ada juga yang sengaja secara mati-matian siang malam saya cari sampai dapat, dan sebagainya. Sebenarnya, ini hanyalah sebagian kecil, sebab bila saya harus jabarkan semua, kita harus pergi ke dokter bedah otak.

So boyz and galz, are you ready for da ride? Vamos!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tonite! Wednesday, July 14, 2010; 8-10 PM</p>
<p><strong>Upcoming R-n-R Exhibition: HERU WAHYONO<br />
<em>The Jumper Stomper</em></strong></p>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>::</strong></span> Introduction and playlist, written and handpicked by Heru Himself <span style="color: #ff0000;"><strong>::</strong></span></p>
<p><a href="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Pietasters.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2108" title="Pietasters" src="http://www.rudolfdethu.com/wp-content/uploads/2010/07/Pietasters.jpg" alt="" width="550" height="311" /></a></p>
<p><em>Hola!</em></p>
<p><em>Berikut ini adalah sederetan tembang-tembang yang selalu melekat di benak saya, setidaknya sampai sekarang. Beberapa juga merupakan pengaruh yang cukup kuat di kedua grup musik saya, sedangkan sebagian lagi adalah sederetan nada dan irama yang mampu mencuri perhatian dan memori di otak saya karena unik dan menarik. Ada juga yang mengingatkan saya ketika masih bercengkrama dengan teman-teman saya dulu di jalanan Gondomanan, yang mana latar belakang musik mereka berbeda-beda (tentu saja waktu itu saya masih, ehm, abal-abal nan labil&#8230; LOL ). Bahkan, ada juga yang datang dari masa puber saya di Kuta, Bali.</em></p>
<p><em>Tembang-tembang ini ada yang datang begitu saja, entah dari seorang kenalan traveler, dari teman yang lama di luar negeri, dari seseorang di bar, teman nongkrong, atau dari sebuah pengeras suara di suatu tempat. Ada juga yang sengaja secara mati-matian siang malam saya cari sampai dapat, dan sebagainya. Sebenarnya, ini hanyalah sebagian kecil, sebab bila saya harus jabarkan semua, kita harus pergi ke dokter bedah otak.</em></p>
<p><em>So boyz and galz, are you ready for da ride? Vamos!</em></p>
<p>The Playlist:<br />
01. Sublime – What I Got<br />
02. Bob Marley – Simmerdown<br />
03. Cherry Poppin’ Daddies – Zoot Suit Riot<br />
04. Cutty Ranks – Limb by Limb<br />
05. The Pietasters –Girl Take It Easy<br />
06. Dandy Livingstone – A Message to You Rudy<br />
07. James Brown – Soul Power<br />
08. Long Beach Dub Allstars – Listen to DJs<br />
09. Buju Banton – Champion<br />
10. Rancid – Time Bomb<br />
11. The Transplants – DJ DJ<br />
12. Dropkick Murphys – The Gang’s All Here<br />
13. The Clash – Revolution Rock<br />
14. The Aggrolites – Dirty Reggae<br />
15. The Slackers – Have the Time<br />
16. Isley Brother – It&#8217;s Your Thing<br />
17. Toots &amp; The Maytals – Monkey Man<br />
18. Dr Dre – Still D.R.E. (feat. Snoop Dogg)<br />
19. Snoop Dogg – What&#8217;s My Name<br />
20. 2 Live Crew – Fuck Martinez<br />
21. Deep Purple – Speed King<br />
22. Brujeria – La Migra<br />
23. The Exploited – Beat the Bastards<br />
24. Hepcat – Rudies All Around<br />
25. Major Lazer – Mary Jane<br />
26. Congo Natty – Rasta Man<br />
27. Bassnectar – Superstylin Smashup<br />
28. Pendulum – Tarantula<br />
29. Seeed – Fire in the Morning<br />
30. M.I.A – Paper Planes</p>
<p>Song by song synopsis coming soon!</p>
<p>___________________</p>
<p><em>The Block Rockin&#8217; Beats<br />
Curator: Rudolf Dethu<br />
Every Wednesday, 8 &#8211; 10 PM<br />
The Beat Radio Plus &#8211; Bali, 98.5 FM</em></p>
<p><em>120 minutes of cock-melting tunes.<br />
No bullcrap.<br />
Zero horse shit.<br />
Rad-ass rebel without a pause.</em></p>
<p><em>Shut up and slamdance!<br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rudolfdethu.com/2010/07/14/tonite-the-jumper-stomper/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
