Rock the Nation: The Introduction – Week 3

This is the second and third edition of The Block Rockin’ Beats, presenting songs from the likes of Van Halen, Sepultura, Krokus, Saxon, Raven, Judas Priest, Fu Manchu, Sonic Youth, EPMD, Happy Mondays, Big Bad Voodoo Daddy, etc. Also kickass videos by Seringai, Wu-Tang Clan, and Ratt.

For Those About to Rock: The Introduction – Week 1

This is the very first edition of The Block Rockin’ Beats, played on 09/09/09; presenting songs from the likes of AC/DC, Beastie Boys, Talking Heads, Black Label Society, Motorhead, Iggy Pop ft. Kate Pierson, Suicidal Tendencies, etc. Also check out rare video clips of Soldier of Fortune by Loudness and Injected with a Poison by Praga Khan.

99 Problems

Asal tahu saja, saat muda-berangkat-dewasa saya pekat teracuni oleh Hip Hop. Coretan “I Rap-a-Lot” banyak berceceran di buku tulis (terinspirasi Sir Mix-a-Lot, indeed), bak mendeklarasikan opsi musik favorit saya ketika itu. Selain b-boys langgam gagap macam Public Enemy, Beastie Boys, Eric B. & Rakim, Kool Moe Dee, Compton’s Most Wanted, dan N.W.A.; Ice-T merupakan salah satu suri paling tauladan. Dan tembang 99 Problems dari album Home Invasion ini kerap menjadi lagu penyemangat ketika saya sedang ketiban masalah (baca: disia-siakan lawan jenis).

» Got 99 problems but a bitch ain’t one – hit it
Nah, a bitch ain’t one
… «

13 Sampul Album Paling Kacrut Sepanjang Sejarah

Dari sedemikian gemah ripah album yang beredar, tak sedikit artwork dari sampul album tersebut duh-gusti amat mengecewakan. Jika sebelumnya informasi yang anda peroleh di media massa cenderung membahas yang terbaik, kini gilirannya kita mengupas yang terkacrut, abnormal, ganjil, hilarious, weird, cheesy.

Simak 13 biji berikut ini yang telah saya seleksi secara keji.

Anagrammatic Pop Pseudonym

Tahukah anda bahwa Iggy Pop saat lahir oleh ibunya diberi nama James Newell Osterberg, Jr; dan Nikki Sixx dikenal sebagai Frank Carlton Serafino Ferrana. Sementara di KTP dan SIM milik Ol’ Dirty Bastard yang tertera justru Russell Tyrone Jones. Dan di ijazah Remy Sylado identitas yang tercantum malah Yapi Panda Abdiel Tambayong.

Nah, penggunaan nama alternatif, identitas alias, A.K.A. (Also Known As), seperti ini diistilahkan sebagai Pseudonym.

Mano Cornuta

Di skena musik Nusantara, bentukan jari-jari macem begitu lebih dikenal dengan istilah “Salam Metal” (komplet diiringi dengan gaya nyengir seraya menggeram: “Aaaargh…!!!”). Nah, bahasa ilmiahnya adalah “Mano Cornuta” yang lalu di-Bahasa Inggriskan menjadi “The Devil Horns”.

Strategi Band Lokal Go-National

Bagi sebuah band lokal, menjadi terkenal—diundang manggung ke berbagai kota, single andalan merajai berbagai chart radio terhormat, kerap tampil di televisi nasional, dsb—sering berhenti hanya sekadar jadi obsesi muluk, sebatas mimpi indah. Angan-angan sejuk tersebut belum apa-apa macet begitu saja bukannya tanpa sebab. Kompetisi yang ultra ketat, jarak yang jauh ke pusat industri hiburan (baca: Jakarta), infrastruktur yang terbatas lagi mahal, minimnya koneksi ke sosok-sosok kunci dunia hiburan (pihak label, penyelenggara konser, orang radio, pencari bakat di televisi); menjadi barisan kendala paling wahid dalam perjalanan meraih cita-cita. Dan akibat ketidaksigapan mengatasi kerikil-kerikil penghambat itu, jamak terjadi, artis-artis lokal nan berbakat kemudian meraih gelar juara hanya di daerahnya sendiri, mentok menjadi jago kandang saja, tingkat popularitas dalam skala duhai sempit.

Hey, jangan keburu putus asa, jangan instan menyerah. Di segmen berikutnya akan kita kupas beberapa kiat menyiasati ragam masalah di atas.

Video: Accept – Midnight Mover

Bertubuh pendek, bersuara serak, dan, pardon my French, buruk rupa, ternyata bisa jadi modal kuat untuk mencapai jenjang figur metal terhormat. Contohnya Udo Dirkschneider, vokalis Accept ini. Aaaargh…!

Scroll to Top