WEAR A MASK OR GO TO JAIL
In an effort to curb the spread of Spanish Flu in 1918, some states in the US quarantined citizens; others made the wearing of face masks mandatory, at the same time as shutting down “all places of amusement”. According to a law passed in San Francisco in October of that year, on the day that state-wide infections passed 50,000, anyone seen not wearing a gauze face covering was subject to fines that ranged from $5 to $100 and the possibility of 10 days’ imprisonment.
Read
ANNA CALVI: ALPHA
Totally fell in love with the British goth-rock guitar virtuoso: Anna Calvi. She’s been noted also for her powerful, wide-ranging operatic contralto voice and sometimes androgynous stage appearance. Her accolades include three Mercury prize nominations, one Brit Award nomination, and a European Border Breakers Award.
READ
POHON TUA CREATORIUM: REGENERASI MAKSIMUM
Keberadaan Dadang Pranoto menjadi kian penting di skena Bali khususnya serta Nusantara umumnya pada hari ini. Manuvernya membangun label rekaman Pohon Tua Creatorium terbukti telah sangat membantu mendongkrak harkat musik Bali di kancah nasional. Padahal labelnya belum lama berdiri. Dua entitas yang ia bina misalnya, Nosstress dan Made Mawut, melambung gila ketenarannya sejak dibidaninya.
READ
GEMPITA ROCKABILLY NUSANTARA: SEJARAH, EVOLUSI & GEMAH RIPAH
Napak tilas lahir dan tumbuh kembangnya rockabilly di Indonesia. Bagaimana The Hydrant merevolusi skena serta mengubah citra musik bapak-bapak menjadi keren kekinian.
Read
Anugerah Musik Bali: Puncak Digdaya Skena Pulau Dewata
Bali kembali berulah, membuktikan diri sebagai sosok yang walau kecil namun begitu kuat sekaligus berbahaya.
Read
PROPAGANDA, MUSIK & AKTIVISME
Rudolf Dethu adalah sosok di balik panggung dalam kesuksesan band-band asal Bali. Mulai dari Superman Is Dead sampai The Hydrant merasakan tangan dinginnya.
Read
Previous
Next

Video: Pengunduran Diri Soeharto

Asal tahu saja, setiap kali saya merasa bete, putus asa, gairah jeblok, hiburan saya salah satunya yang paling efektif agar saya girang lagi adalah menonton video pengunduran diri daripada Soeharto ini. Jika manusia bengis nan tak terbantahkan se-Maha Esa Soeharto saja bisa terjungkal, masa saya dengan persoalan seiprit saja tak bisa bangkit dan bangun? Yip yip.

Ganyang Malaysia. Bikin Soekarno Senang. Ahem

Lagi, Indonesia kelojotan gara-gara urusan klaim budaya (baca: tari Pendet). Berlanjut, kegerahan Rakyat Nusantara terhadap Malaysia akibat isu serupa sebelumnya, serobot menyerobot kultur (Reog Ponorogo, lagu Rasa Sayange & batik). Spontan saja orang-orang di negeri ini berbondong-bondong menunjukkan rasa “nasionalisme”nya lewat, salah satunya, jejaring virtual. Facebook & Twitter langsung riuh berisikan sumpah serapah “Ganyang Malaysia”, “Serbu Malingsia”, “Boikot Produk Malay-shit”, hingga “Pendet is ours! Noordin M Top is yours!”—tentu saja, yang paling seru dan “terorganisir” dalam urusan memaki negeri jiran adalah kontingen IndonesiaUnite…

Kami Tidak Takut. Huh?

Saya perhatikan belakangan ini berbondong-bondong orang di sekitar saya—kebanyakan anak muda—menggabungkan dirinya di Indonesia Unite, sebuah komunitas yang dibentuk untuk merespons peristiwa bom Ritz-Marriot 17 Juli 2009 sekaligus menyebarkan semangat anti terorisme. Saat tulisan ini dibuat, sudah lebih dari 170 ribu orang menjadi anggota Indonesia Unite di Facebook. Komplet dengan limpah ucapan-ucapan berbau nasionalisme di Wall-nya. Sungguh mencengangkan lagi membanggakan bagaimana sejawat se-Nusantara membusungkan dada menunjukkan kecintaannya pada negara bernama Indonesia, bahu membahu melawan penjahat HAM berkedok agama bersenjatakan bom, seraya penuh patriotisme berteriak: Kami Tidak Takut!

Kami tidak takut. Huh? Ini masalahnya. Saya kurang paham apa sejawat, sobat, kerabat, saya itu benar-benar tidak takut dengan bom yang mematikan tersebut. Saya pribadi mah masih sedikit menggigil merinding dan agak trauma dengan peristiwa mengerikan itu (ketika Bom Bali I saya berada hanya lusinan meter dari lokasi ledakan bom dan menyaksikan sendiri semburan api nan masif & merasakan gelegarnya yang gigantik). Hanya saja mungkin karena ledakan bom di negara ini sudah jadi makanan sehari-hari, makanya saya, dan mungkin juga rekan-rekan di Indonesia Unite, merasa bahwa peristiwa bom adalah semacam “same shit different day” alias sudah terbiasa.

  • Event Calendar
July

August 2020

September
MO
TU
WE
TH
FR
SA
SU
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
Events for August

1

No Events
Events for August

2

No Events
Events for August

3

No Events
Events for August

4

No Events
Events for August

5

No Events
Events for August

6

No Events
Events for August

7

No Events
Events for August

8

No Events
Events for August

9

No Events
Events for August

10

No Events
Events for August

11

No Events
Events for August

12

No Events
Events for August

13

No Events
Events for August

14

No Events
Events for August

15

No Events
Events for August

16

No Events
Events for August

17

No Events
Events for August

18

No Events
Events for August

19

No Events
Events for August

20

No Events
Events for August

21

No Events
Events for August

22

No Events
Events for August

23

No Events
Events for August

24

No Events
Events for August

25

No Events
Events for August

26

No Events
Events for August

27

No Events
Events for August

28

No Events
Events for August

29

No Events
Events for August

30

No Events
Events for August

31

No Events
Scroll to Top