The Upstairs: Katalika

Terakhir kali menghentak khalayak lewat Magnet! Magnet! pada 2009, grup new wave asal Jakarta ini akhirnya muncul kembali di senja warsa 2012 dengan album tergresnya bertajuk Katalika.

Domestic Groove: HENRY FOUNDATION

DOMESTIC GROOVE ~ Celeb’s Chosen Seven is my biweekly column in The Beat (Jakarta) mag. Basically it’s an interview via e-mail which focuses on small, intimate, domestic stuff; what Indonesia’s public figures are really into, musically speaking.

For the seventh edition I went upclose-and-personal with Henry Foundation.

Tonite! A Journey!

Tonite! Wednesday, November 24, 2010; 8-10 PM

R-n-R Exhibition [mini version]: MIAN TIARA
A Journey

:: Introduction, playlist and photo, written and handpicked by Tiara herself ::

Let’s pack our stuff, we’re going on a trip, visiting places, travel through time and space.
But first, bring what you need. Put them in your backpacks. Make sure all is checked. We might have to give up what we have and trade them with things along the road. Because that’s a road trip is all about. No expectations, only excitements. Everything is random. We will not have the knowledge to see what is going to happen. We just have to experience it. Here’s a little something to add something to your life.

Now, let’s get lost.

♪♬ ♫ Radio streaming live http://army.wavestreamer.com:6356/listen.pls

Tonite! The Self-Destrukt Hit List!

Tonite! Wednesday, November 10, 2010; 8-10 PM

R-n-R Exhibition [mini version]: SAMACK
The Self-Destrukt Hit List

:: Introduction, playlist and photos, written and handpicked by Samack Himself ::

Terus terang, ternyata tidak mudah bikin list yang berisi singel-singel favorit dari bermacam band. Setidaknya itu berlaku bagi saya, yang cenderung lebih mengapresiasi sepaket album daripada butiran lagu. Jika saya malas dan putus asa, mungkin list ini akan berisi semua lagu dari tiga album awal Metallica, atau semua lagu dari album The Wall-nya Pink Floyd, atau semua track yang ada di Mellon Collie and The Infinite Sadness-nya Smashing Pumpkins. Tapi syukurlah hal itu tidak saya lakukan, karena pasti dianggap menyebalkan di mata sang empunya program ini…

Akhirnya, saya sempatkan membongkar file dan rak untuk mencari (kembali) lagu-lagu yang saya suka dan gilai selama hidup saya ini. Proses hunting lagu ini saya lakukan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Jadi saya yakin pasti ada beberapa lagu yang luput dari memori dan pantauan. Tapi biarlah. Saya coba trik sederhana; konon jika hunting dimulai dari band favorit, lalu menuju ke album favorit, biasanya akan sampai pada satu lagu yang paling favorit juga. And it really works for me.

Hasilnya sekarang ada 33 lagu yang saya susun secara acak—kecuali lagu pertama dan terakhir yang saya desain supaya tampak seperti ‘live’, haha… Beberapa lagu memang memiliki histori dan cerita spesial, sebagian lagi saya pilih karena musiknya emang keren aja dan bikin saya bersemangat.

Oya, list lagu ini kebanyakan emang cadas dan 90an sih—tapi selalu ada ruang kok bagi lagu-lagu yang pop dan lembut, dari jaman lawas maupun era kekinian. Sekalipun saya saya cukup terbuka pada segala jenis musik, toh saya masih bangga menyebut diri saya sebagai seorang metalhead.
Eits, metalhead?! By the way, saya mungkin orang yang paling durhaka pada root metal. Sebab, sejujurnya saya tidak pernah benar-benar terpukau pada Sabbath, Motörhead atau Slayer yang sering diagung-agungkan oleh banyak kawan saya itu. Jadi tiga band supermetal itu tidak ada dalam list ini. Jadi silakan menggugat kadar ke-metal-an saya hari ini…

Well, menyusun list seperti ini ternyata menyenangkan dan seperti berbagi pengalaman. Duh, rasanya sebentar lagi saya akan kecanduan untuk menyusun list atau malah nekat bikin mixtape. Tapi please, jangan tanyakan lagi apa playlist saya ketika menyusun list ini…

Plug. Play. Enjoy.

♪♬ Radio streaming live http://army.wavestreamer.com:6356/listen.pls

Tonite! Chop-N-Roll!

Tonite! Wednesday, October 20, 2010; 8-10 PM

Upcoming R-n-R Exhibition: VEROLAND
Chop-N-Roll: My On-The-Go Playlist

:: Introduction and playlist, written and handpicked by Vero Himself ::

Saya sangat kaget ketika membaca email dari Mr. Dethu kemarin yang mengingatkan saya harus mengirim list lagu-lagu pilihan saya dalam dua hari. Memang beliau sudah meminta saya dari beberapa bulan lalu, tapi somehow ada saja kerjaan yang mengganggu ketika saya mau mulai memilih lagu dari iPod model primitif saya.

Berikut adalah playlist dari on-the-go-2 dalam iPod saya yang layarnya penuh guratan dan bercak oli; sering dipasang di workshop saya, biasa terdengar di antara bunyi batu gerinda yang beradu dengan pipa baja, tumbukan palu yang menghajar plat aluminum setebal 2mm (lebay…).

Keras? Belum tentu, seperti halnya workshop saya yang kadang super berisik tapi kadang sunyi, pilihan musik saya tidak terpatok pada satu genre. Yang penting bagi saya, kadang bisa memompa semangat, tapi kadang juga menurunkan emosi ketika salah satu tukang las salah potong pipa.

♬ ♪ Radio streaming live http://army.wavestreamer.com:6356/listen.pls

The Upstairs: Resah Berdansa di Menaralara

For Indonesian version please click here

Almost a year after releasing their 3rd full-length album, Magnet! Magnet!, The Upstairs are back with their newest single and video, “Menaralara”. Indra “Kubil” Idris (guitar) was the guy in charge for the video clip, while Jimi Multhazam (vocal) wrote the lyrics and Beni Adhiantoro (drums) took the position as producer.

Yes, after quite a few musicians have come and gone, during their 9th year The Upstairs has officially became a trio with some additional players: Khrisna (keyboard) and Pandu Fathoni (bass, synth).

Go visit YouTube now and witness—and dance to—“Menaralara”!

Rock-n-Roll Exhibition: DEWA PALGUNA

Edition: September 29, 2010

Rock-n-Roll Exhibition: DEWA PALGUNA
A Glimpse Journey to the Past

:: Introduction and playlist, written and handpicked by Palguna Himself ::

Perkenalan saya dengan (pe)musik rock terjadi bersamaan dengan “kerja paruh waktu” yang saya lakoni secara mingguan sebagai anak jalanan di Terminal Kereneng lebih dari tiga puluh tahun lalu: menjadi pengasong koran mingguan dan majalah. Dari perkenalan itu berlanjut ke “percintaan” lewat poster-poster yang memenuhi kamar kos saya―seorang anak SMP kelas dua―yang berdinding gedek di sebuah gang sempit di Jalan Plawa, Denpasar Timur, Banjar Pagan Tengah namanya.

Percintaan itu berlanjut menjadi semacam kegilaan: dengan satu blocknote kecil berbentuk dompet yang ada resluiting-nya mulailah pertuangan saya memulung cerita tentang dan sekitar dunia musik dan bintang rock. Satu blocknote setebal dua jari selebar dompet, betapa pun “font” aksara dibuat sangat irit tatkala menulisinya, dalam waktu tiga tahun hanya menyisakan dua lembar kosong untuk saya tulisi. Tetapi dua lembar kosong itu tak kan pernah tersentuh aksara dari tangan saya lagi karena blocknote berwajah dompet itu rupanya menarik perhatian tukang copet. Ya, Anda benar: blocknote itu raib dicopet orang―sudah pasti karena dikira dompet penuh uang―dalam perjalanan antara Muntilan – Borobudur tahun 1981.

Berakhirkah “percintaan” saya dengan musik rock? Sama sekali tidak. 90 % isi “dompet” itu masih saya ingat ketika saya melamar jadi penyiar di radio FM pertama di Bali tahun 1987. Saya ingat betul bagaimana Pak Dedy Sonata, yang mewancarai saya, hampir tak percaya bagaimana dari mulut seorang dosen muda bidang hukum (ya, saat itu saya sudah mulai mengajar di almamater saya, Fakultas Hukum Universitas Udayana) meluncur bak air bah kisah-kisah tentang lagu dan penyanyi rock. Tak perlu berpanjang kata, lamaran saya jadi penyiar tak bertepuk sebelah tangan.

Para rock mania se-“iman,” hidup ini memang mengagumkan, penuh kejutan. Seperti halnya hari ini: enam jam setelah Anda mendengar lagu terakhir dalam playlist ini, ketahuilah bahwa saat itu saya sedang berhadapan dengan 8 orang guru besar dalam bidang ilmu hukum di Universitas Indonesia, Jakarta. Beliau adalah para profesor yang akan menguji saya dalam presentasi seminar hasil penelitian disertasi saya. Siapakah hari ini yang lebih berbahagia dari saya yang bahkan di saat ujian ketika usia telah melampaui kepala empat pun tetap ditemani oleh musik rock?

Tonite! Riot Grrrl & Queens of Noise!

Tonite! Wednesday, September 22, 2010; 8-10 PM

Riot Grrrl & Queens of Noise: Yesterday and Today

Jen Smith, personel Bratmobile, di suatu ketika di tahun 1991 pernah bilang, “This summer’s going to be a girl riot” (versi lain menyebutkan “We need to start a girl riot”). Dan tak lama setelahnya, Wolfe serta Molly Neuman bekerjasama dengan Kathleen Hanna + Tobi Vail menerbitkan fanzine Riot Grrrl.

Namun sejatinya pergerakan ini telah dimulai sejak tahun 1990, berpusat di Olympia, Washington, AS. Saat itu Punk Rock sedang melanda Olympia. Etos Do-It-Yourself sungguh diminati para anak mudanya. Perempuan-perempuan yang merasa suaranya kurang terdengar lalu berlomba-lomba mengambil peluang dengan menerbitkan fanzine, mengekspresikan pendapat pribadinya. Lalu di tahun 1991 stasiun radio KAOS di Olympia berinisiatif memberikan ruang kepada para wanita yang resah dengan membuat program Your Dream Girl.

Fenomena Riot Grrrl kemudian direspons baik di International Pop Underground Convention dengan membikin konser khusus musisi perempuan saja pada hari pertama, 20 Agustus 1991, bertajuk Love Rock Revolution Girl Style Now.

Secara musikal para aktivis Riot Grrrl pekat mempraktekkan ideologi Punk Rock yang kecil peduli pada kepiawaian bermain instrumen. Musik mereka terkesan mentah, lo-fi, amatiran. Slogannya: “Play just ’cause you wanna, no matter what”.

Riot Grrrl ini juga amat dekat dengan gerakan feminisme. Isu-isu yang sering diusung adalah mengenai pemerkosaan, pelecehan seksual, KDRT, pengakuan eksistensi lesbian, serta penguatan perempuan. Band-band yang kerap dikaitkan dengan Riot Grrrl di antaranya Bikini Kill, Bratmobile, Heavens to Betsy, Sleater-Kinney, Team Dresch, Excuse 17, Huggy Bear, dsb.

Di edisi BlokRokinBeats kali ini, Riot Grrrl & Queens of Noise: Yesterday and Today, saya pilih artis-artis yang baik secara langsung memang terlibat di skena Riot Grrrl macam Bratmobile, Bikini Kill, Team Dresch, dan Heavens to Betsy; juga kumpulan seniman perempuan yang besar menginspirasi gerakan persamaan derajat di Rock-n-Roll semisal Suzi Quatro, Patti Smith, Chrissie Hynde (Pretenders), Poly Styrene (X-Ray Spex), The Slits, Exene Cervenka (X), Wendy O Williams, Joan Jett, pula Lita Ford; serta sosok-sosok wanita yang walau tak terkait langsung dengan fenomena Riot Grrrl namun tersimak punya peran menonjol, kental kesan pemberontak, in-your-face, bingar lagi bising, di blantika musik seperti Peaches, Brody Dalle (The Distillers), Lesbians On Ecstasy, Kittie, Le Tigre, Shonen Knife, plus lainnya.

“A movement formed by a handful of girls who felt empowered, who were angry, hilarious, and extreme through and for each other. Built on the floors of strangers’ living rooms, tops of Xerox machines, snail mail, word of mouth and mixtapes, riot grrrl reinvented punk”
– Beth Ditto

» Radio streaming live click here

Video: Iggy Pop & Kate Pierson – Candy

Beautiful song, amazing duo, and cheesy lyrics—oh, the dance and the dress, they don’t match, as well.

There you go, Iggy Pop and Kate Pierson (she’s from The B-52’s), with Candy

Rock-n-Roll Exhibition: ODDIE GETAH

Edition: August 18, 2010

Rock-n-Roll Exhibition: ODDIE GETAH
Oddrockinbeats

:: Playlist, intro, song descriptions, written and handpicked by Oddie Himself ::

This is not one of those “to die for”, “can’t live without” or “the ultimate” playlists. These are the songs to make love to (or fix your bike to—whatever).

Rock-n-Roll Exhibition: ROBI NAVICULA

Edition: January 26, 2010

Rock-n-Roll Exhibition: ROBI NAVICULA
Journey of a Spiritual Junkie

:: Playlist, notes & (some) photos, handpicked & written by Robi Himself ::

Perjalanan ini mewarisi jejak-jejak.
Ada jejak yang diingat, ada yang terlupakan.
Setiap jejak melahirkan pengetahuan dan pengalaman,
yang membentuk si Spiritual Junkie menjadi sosok yang kukenal seperti sekarang.

Dia itu moody.
Dia menjadikan musik bak agama; untuk mengobati luka dan merayakan cinta.
A journey to celebrate life!

Follow Instagram

Scroll to Top