Superman Is Dead: The Vinyl Frontier

Trio asal Bali yang gaduh diprediksi bakal menjadi grup rock terbesar di tanah air, Superman Is Dead, kembali membuat kejutan mencengangkan.
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print
SID - underwater

For English version please scroll down

Trio asal Bali yang gaduh diprediksi bakal menjadi grup rock terbesar di tanah air, Superman Is Dead, kembali membuat kejutan mencengangkan. Setelah sebelumnya menjadi artis Indonesia pertama yang sukses menembus ajang peringkat tembang mahsyur, Billboard, kini datang dengan konsep unik: merilis album dalam bentuk piringan hitam.

Setelah terakhir kali menerbitkan Angels and Outsiders pada 2009, Superman Is Dead yang notabene berusia 16 tahun pada 2011 ini, bukannya menyodorkan “The Best of” dalam format biasa. Justru opsi yang dipilih berupa Long Play. Simak komentar JRX, sang penabuh drum, alasan di balik keputusan tersebut. “Ini penghargaan terhadap diri sendiri atas kerja keras selama ini—kami pantas dihargai mahal. Juga untuk mengejar estetika sekaligus mengikuti jejak bandband yang kami hormati.”
 Ia juga menegaskan bahwa album yang rencananya diluncurkan pada akhir 2011 ini jelas-jelas bukan projek komersial serta pekat merefleksikan kehendak untuk lepas dari pakem konvensional, seperti istilah JRX: band-major-label-kalau-bikin-album-the-best-of-harus-dalam-format-yang-gampang-dijual.

Albumnya sendiri diberi tajuk 1997-2009 untuk menggambarkan isi di dalamnya berupa jajaran tembang rancak Superman Is Dead yang beredar di antara rentang waktu tersebut. Dicetaknya pun rencananya amat terbatas, hanya sejumlah seribu atau sedikit di atasnya. Pula rencananya hendak menerapkan salah satunya sistem mail order. Orang yang memang sejati serius hendak mengkoleksinya disarankan jauh-jauh hari sudah memesannya via dunia maya.

Yang paling mengejutkan lagi menarik adalah ketika kami mengajukan ide vinyl ini ke pihak label, mereka langsung mengiyakan. Entah apa pertimbangan bisnis dari mereka. Money laundering? Haha. Yang seru proses pencarian foto klasik suasana Kuta tahun 70-an yang kami pakai sebagai cover depan. Lumayan panjang prosesnya, minta ijin kesana-kemari, belum lagi perancangan artwork-nya. Karena kami sadar ini—mungkin—akan menjadi projek sekali seumur hidup, kita ingin membuatnya se-solid mungkin agar nanti masuk ke level ‘cult’, layak dikoleksi dan mewakili Superman Is Dead as a whole band/sub-culture

Tambah JRX dengan sumringah.

SID - kruisers

Tunggu apa lagi? Jadilah bagian dari sejarah dan ikuti terus perkembangannya dengan bergabung di Facebook page serta follow akun Twitter mereka.

English version

Two years after releasing Angels and Outsiders, the punk rock trio from Bali, Superman Is Dead, will be releasing their next album soon in 2011. As a celebration for their 16th year of existence, the group that is predicted by so many music critics to soon become the biggest rock band in Indonesia, will release a “best of” album. The only difference, and unique thing that very few of today’s local bands do, is that the album will be made on vinyl.

Titled 1997-2009, there will only be 1000 copies of the album pressed and it’s also planned to be sold via mail order, among others ways. “Serious fans or avid collectors will go through all the hassle to own this limited album,” said JRX, the drummer of the band. “The artwork for the album is going to be rare too, with classic photos of 70’s Kuta, from where SID hail, included.”

What are you waiting for? Be a part of history and join their Facebook page and follow their Twitter account for updated news.

SEE ALSO
1997-2009: The Early Years, Blood, Sweat, and Tears
Superman Is Dead: Anarchy for the Nation
One Million Facebook Fans Can’t Be Wrong
Superman Is Dead: Semangat Pantang Mundur & Seni Mengelola Ego
Superman Is Dead ~ Black Market Love
Superman Is Dead ~ The Hangover Decade

_____________

This article was firstly published on The Beat (Jakarta) #51, November, 2011

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print
Rudolf Dethu

Rudolf Dethu

Music journalist, writer, radio DJ, socio-political activist, creative industry leader, and a qualified librarian, Rudolf Dethu is heavily under the influence of the punk rock philosophy. Often tagged as this country’s version of Malcolm McLaren—or as Rolling Stone Indonesia put it ‘the grand master of music propaganda’—a name based on his successes when managing Bali’s two favourite bands, Superman Is Dead and Navicula, both who have become two of the nation’s biggest rock bands.
Rudolf Dethu

Rudolf Dethu

Music journalist, writer, radio DJ, socio-political activist, creative industry leader, and a qualified librarian, Rudolf Dethu is heavily under the influence of the punk rock philosophy. Often tagged as this country’s version of Malcolm McLaren—or as Rolling Stone Indonesia put it ‘the grand master of music propaganda’—a name based on his successes when managing Bali’s two favourite bands, Superman Is Dead and Navicula, both who have become two of the nation’s biggest rock bands.

Leave a Reply

  Subscribe  
Notify of
Anugerah Tragedi Revolusianto
Guest
Anugerah Tragedi Revolusianto

As I know, they are people of Indonesia and has become a legend. proud!

dzonk
Guest
dzonk

kpan albumnya…???
hrus update trus ni..biar ga ke abisan

Fahri
Guest
Fahri

I like smangat truz SID jngan prnah mnyerah

DIMAS
Guest
DIMAS

gmn cara pemesanannya ?????

outSIDers Jepara
Guest
outSIDers Jepara

Wah sungguh mengagumkan,lagi-lagi tigaKudaBertatto Jagoan kami memberikan sensasi mengejutkan membuat mata-hati sang pembaca sesak bahagia… Like it.

oxcel
Guest
oxcel

SEMOGA MENJADI BAND PUNK LEGEND SATU-SATUNYA DI BUMI PERTIWI INDONESIA> SAMPE MATI SUPERMAN SELALU MENGALIR DALAM DARAH SAYA.

kodox_OSD
Guest
kodox_OSD

web http://www.supermanisdead.net d’upload lagu itu dong, biyr para OSD n LR bsa downlad yg original, gx hrus nggugling dlu klo 5u download.

Dekil Beach Boys
Guest
Dekil Beach Boys

Harus dapat ini, bs buat memorabilia anak cucu ntar 😀

JpoTpeye
Guest
JpoTpeye

Keren banget….
Tp kenapa
@bobby gak pake guirtar ibanez yg warna putihnya.
@Jrx
knpa pentil u gak d.pamerin bli malah nakut2n org aja pke pentung.hehehe
@ekaRock
cepet ngayuh spda.y anak nunggu d.rumh bli.
Hehehehe
tp bnrn keren bgt gw smpe merindin kegirangan.
TOP BGT dech.

bonii
Guest
bonii

mereka lah yang seharusnya pantas di dengarkan tiap hari di radio2 dan televisi, bukan band melayu atau boyband dan sejenis2nya

Marsha Astina Zuardi
Guest
Marsha Astina Zuardi

Kalian adalah LEGENDA bagi saya, dan kelak, anak anak saya akan saya wariskan album2 SUPERMAN IS DEAD milik saya, segala bentuk pemikiran dan idealisme kalian. Karena bagi saya, hanya SID band yg mempunyai pemikiran cerdas, cadas dan diluar nalar manusia biasa.

SID adalah Penebar teror bagi kalian yang berpikiran sempit dan mengimani fanatisme fatal. cheers, nasi campur and paradise 🙂

Ditunggu piringan hitam nya paman, dan jangan lupa tanda tangan nya, hehehehee….

wana
Guest
wana

mauu dunk pesan terlbh dahulu albumnya,,,,aku pengen ba\nget pnya album sid,pi di kota ku sangat sulit untuk didapatkan albumnya,,,,,,

ibnu alvianto
Guest
ibnu alvianto

good..good

lia
Guest
lia

alamat email x untuk order x ada ga..??

pengen bnget ni..

Scroll to Top