RUDOLF DETHU

ROARS. RANTS. RAVES. RIGID. REBEL. ROCK-N-ROLL

LEONARDO & HIS IMPECCABLE SIX ~ February Swing!

Rudolf Dethu Showbiz presents:

FEBRUARY SWING!
with LEONARDO AND HIS IMPECCABLE SIX

3 Feb 2016 – Taman Buaya TVRI, Senayan – Jakarta
5 Feb 2016 – Rolling Stone Cafe, Ampera – Jakarta
9 Feb 2016 – 365 Eco Bar, Kemang – Jakarta

All events are free of charge!

Merchandise will be available at each venue!


THE HYDRANT ~ My Music is Rock ‘n’ Roll Tour 2016

Rudolf Dethu Showbiz presents:

THE HYDRANT My Music is Rock ‘n’ Roll Tour • 3-9 Feb 2016

Jakarta-Bandung rockabilly invasion!
Video premiere of the Rockabali Rebels’ second single, “My Music is Rock ‘n’ Roll”!

3 Feb – Taman Buaya TVRI, Jakarta
5 Feb – Rolling Stone Cafe, Jakarta
6 Feb – Sapa Pagi Kompas TV, Jakarta
8 Feb – Ujang Gemi Beerhouse, Bandung
9 Feb – 365 Eco Bar, Jakarta

All events are free of charge!

And yes, tour merchandise also available in each gig!


Help The Hydrant to Perform in Vegas!

The Hydrant has made history. These four guys from Bali, the pioneers of rockabilly revival in Indonesia, have the honor to perform at the biggest rockabilly festival in the world, Viva Las Vegas, in the month of April 2016.

Tom Ingram, the originator of this most prestigious and longest running rockabilly event—it’s now the nineteenth year—personally sent an invitation letter. He warmly requested The Hydrant to perform, together with dozens of other rockabilly artists from around the globe.

Why historical? Till this nearly 20 years of the festival, never ever before an Indonesian band lucky enough to be on that prestigious concert stage in the rockabilly Mecca: Las Vegas. This is also a kind of little reminiscent where in the past a band from Timor, Eastern part of Indonesia, Tielman Brothers, gloriously amazed the Western world with their Indorock musical style.

The issue is, these young men are not really from a financially well-off background. Each member of the band still has their own day job to support themselves and their family. One is a beach life guard, the other a barber, the rest is an illustrator, a guitar teacher.

Yes, they need your help. Marshello, Adi, Vincent, and Christopper, need your support to show their amazing music skills and beautiful stage acts, to let the first-world people know that a band from a developing country is as awesome.

Let’s be part of history!


Max Havelaar – Tumaritis

Setelah menyelesaikan seluruh proses rekaman, akhirnya Max Havelaar akan mengeluarkan debut full albumnya di awal Februari 2016. Debut album yang berisikan 9 lagu akan dilepas dalam bentuk fisik dan digital. Setelah melepas single “Suara Kita Suara Tuhan”, Max Havelaar mengeluarkan single “Tumaritis” untuk perkenalan debut albumnya. Lagu Tumaritis yang berdurasi 6 menit 57 detik ini direkam dengan memakai musisi tamu: Akbar dari Efek Rumah Kaca di drums dan Ria Septiani dari AreYouAlone di suara langgam. Lagu ini dimixing oleh Ario Hendarwan, dimastering oleh Indra Q dan artwork dikerjakan seniman dari Bandung: Rere.

Lirik lagu “Tumaritis” adalah tentang pertanyaan dan kegundahan tentang bagaimana konsep perikehidupan yang sering kita terima seringkali berseberangan dengan kondisi yang kita hadapi. Dari dulu kita banyak menerima cerita dari orang tua, guru,buku-buku dan kitab-kitab tentang kerukunan, keramahan dan kehebatan bangsa kita. Tapi ketika kita dihadapkan dengan berbagai peristiwa pembunuhan, perusakan dan pelarangan atas nama politik, agama dan moral, banyak pertanyaan yang terus menggantung di benak kita.


Rockabali Rebels vs Jak Swing Unit at Camden Gandaria

Tonight, 30 Nov 2015, 8pm, Camden Gandaria!

THE HYDRANT – LOKANANTA RIOT Jakarta Launch Party
and Road to Viva Las Vegas US Tour
feat. LEONARDO AND HIS IMPECCABLE SIX

Free entrance!

Let’s swing, jump, jive, shake, rattle ‘n’ roll!

Bands merchandise available at the venue.


Konser Peluncuran Buku “Rock Memberontak”

Saat rilis pers ini saya tulis, Senin 23 November 2015 pagi, Che Cupumanik sedang sarapan di rumah Ian Zat Kimia di Bali. Mereka menunggu Robi Navicula. Bertiga, mereka akan meramu sebuah lagu baru yang khusus ditulis untuk kemudian dimainkan secara live dalam Konser Peluncuran Buku “Rock Memberontak”. Konser gratis itu sendiri akan digelar di Paviliun 28 pada hari Sabtu, 28 November 2015, mulai pukul 19.00 WIB.

Sebagai penulis buku “Rock Memberontak” jelas saya terharu. Buku setebal 120 halaman ini (sebagian berisi foto-foto keren Che Cupumanik dan Robi Navicula yang belum pernah dilihat publik) saya tulis semata untuk mendorong mereka membagikan blue print proses kreasi penulisan lagu kepada generasi muda. Kalau kemudian ternyata mereka tergerak untuk berkolaborasi menuliskan lagu sebagai simbol peluncuran buku, sungguh itu di luar khayalan tergila saya. FYI, selama nyaris 20 tahun karir musik mereka, Che dan Robi belum pernah sekali pun berkolaborasi dalam menulis lagu!

Di mata saya, buku ini adalah sumbangsih nyata dari Che dan Robi pada gerakan “Do It Yourself” dan “Do It Together”, roh sesungguhnya dari gerakan indie music yang belakangan terpojok ke tempat sampah dan kehilangan pesona magisnya. Di buku ini terangkum signature style mereka dalam menulis lagu. Generasi muda yang ingin serius menjadi penulis lagu rock bisa memetik inspirasi dan pelajaran dari buku ini. Meski, tentu saja, buku ini bukanlah satu-satunya cara menulis lagu rock.

Buku “Rock Memberontak” akan diterbitkan sebanyak 2.000 kopi (dan akan dijual di toko buku Gramedia) oleh Edraflo yang juga menerbitkan dua buku saya sebelumnya, “Saya Ada di Sana! Catatan Pinggir Grunge Lokal” dan “Dua Senja Pohon Tua”. Kali ini, saya dibantu oleh Rudi Adriyanto Kadarman sebagai desainer, David Rorimpandey sebagai ilustrator, Adi Tamtomo sebagai fotografer, Raditya Adi Nugraha sebagai videografer, Denny Andriyana sebagai social media handler, dan Gede Manggala sebagai penerbit (Edraflo).


Rockabali Rebels vs Jakarta Swing Unit: Nov 19-22, 2015

Bali’s greasiest rock ‘n’ roll gigs of 2015!
Battles of the slickers!
Rockabali Rebels vs Jakarta Swing Unit!

THE HYDRANT – LOKANANTA RIOT
Album Launch Parties and Road to Viva Las Vegas American Tour
feat. LEONARDO & HIS IMPECCABLE SIX

Thu, Nov 19, at Rumah Sanur – Creative Hub, Sanur
Door opens: 8pm
Donation: Rp50,000 – get a Lokananta Riot CD!
Extra: “Hati-Hati Ada Proyek” video premiere by Erick Est

Fri, Nov 20, at BetelNut, Ubud
Show starts: 6.30pm (DJ at the terrace)
Ticket: Rp50,000

Sat, Nov 21, at Old Man’s, Canggu
Door opens: 8pm
Free Entrance

Sun, Nov 22, at Track 9 – Terrace Bistro, Dewi Sri – Kuta
Door opens: 8pm
Ticket: Rp50,000 – get a Lokananta Riot CD!

Band merch available at all venues!


THE HYDRANT – LOKANANTA RIOT Album Launch Parties

RUDOLF DETHU SHOWBIZ Presents:

Bali’s greasiest rock ‘n’ roll gigs of 2015!
Battles of the slickers!

Rockabali Rebels x Jakarta Swing Unit!

THE HYDRANT – LOKANANTA RIOT
Album Launch Parties and Road to Viva Las Vegas American Tour
feat. LEONARDO & HIS IMPECCABLE SIX

Thu, Nov 19, at Rumah Sanur, Sanur
Opening act: The Catrolls
Door opens: 8pm
Donation: Rp50,000 (get a CD!)
Extra: “Hati-Hati Ada Proyek” video premiere by Erick EST

Fri, Nov 20, at Betelnut, Ubud
Opening acts: DJ Marlowe, Deep Sea Explorers
Show starts: 630pm (DJ at the terrace)
Ticket: Rp50,000

Sat, Nov 21, at Old Man’s, Canggu
Opening act: The Poppies
Door opens: 8pm
Free Entrance

Sun, Nov 22, at Track 9, Dewi Sri – Kuta
Opening act: Devildice
Door opens: 8pm
Ticket: Rp50,000 (get a CD!)

Thanks to sponsors: AZONE, Sailor Jerry, Hurley, Rumble, Suicide Glam, Uber, Beergembira.com, Forum MBB


Diskusi + Musik QUO VADIS BHINNEKA TUNGGAL IKA?

Semboyan adiluhung Indonesia, fondasi pergerakan forum MBB – Muda Berbuat Bertanggung jawab, Bhinneka Tunggal Ika, yang mestinya dijunjung tinggi dan menjadi acuan dalam kehidupan bernegara serta bermasyarakat, semakin hari tampaknya semakin menjadi simbol kosong belaka. Sebagian khalayak—walau jumlahnya kecil namun amat vokal dan agresif—tampaknya ingin melenyapkan Bhinneka Tunggal Ika, secara tak langsung lewat aksi-aksi pembungkaman keberagaman, hendak membawa Nusantara menjadi negara monokultur. Bukan cuma lewat hasutan-hasutan, cara kekerasan pun dihalalkan.

Sehubungan dengan isu korupsi (MBB di acara ini melibatkan KPK sebagai salah satu nara sumber), pada dasarnya pencegahan korupsi itu adalah penanaman nilai-nilai integritas terutama untuk generasi muda Indonesia. Kenapa generasi muda? Karena merekalah sang penerus bangsa, yang diberikan tongkat estafet untuk membawa negeri ini ke arah yang lebih baik, bersih dan bermartabat.

Kebinekaan dan keberagaman juga masuk ke dalam penanaman nilai-nilai integritas itu karena kebinekaan adalah cermin dari kepedulian terhadap sesama bangsa Indonesia, dengan kata lain prilaku koruptif juga salah satu unsur yang merusak kebinekaan Indonesia.

Oleh karena itu, pencegahan korupsi juga bisa dilakukan dengan menyadarkan kembali generasi muda Indonesia dengan cara menyebarluaskan prinsip-prinsip kebinekaan sebagai cara untuk menumbuhkan sikap toleransi karena koruptor adalah orang yang sangat tidak toleran dan mengancam kebinekaan Indonesia.

Artinya niat monokultur adalah juga prilaku koruptif. Kehendak merobek kebinekaan Nusantara merupakan tindakan lancung korupsi.


The Fabulous Four Kruisin’ to the Fabulous Vegas

Kabar menggugah bagi blantika musik Indonesia: pionir rockabilly di skena muda Nusantara, The Hydrant, diberi kehormatan untuk tampil di ajang rockabilly terbesar sejagat: Viva Las Vegas 2016.

Kuartet asal Bali ini beberapa pekan silam dikirimi surat undangan langsung oleh Jim Ingram, penggagas sekaligus penyelenggara Viva Las Vegas. Band bentukan 2004 ini dijadwalkan tampil pada April 2016. Yang mencengangkan, dalam skala Asia, The Hydrant merupakan satu di antara hanya dua negara yang diundang tampil berlaga. Negara selain Indonesia adalah Jepang, negara dengan kancah rockabilly yang amat kuat dan begitu berwibawa—barangkali cuma kalah pamor oleh Amerika Serikat, tempat asal mula rockabilly.

Dari sejak kali pertama diselenggarakan pada tahun 1998, The Hydrant bakal menjadi grup musik paling pertama dari negeri ini yang diundang untuk berlaga di Viva Las Vegas. Belum pernah ada satu pun wakil dari Indonesia sempat menjajal Viva Las Vegas sama sekali. Semuanya diawali oleh keisengan Adi, sang pembetot bas, pada 2013 silam. Ketika ia mendapat kontak Jim Ingram dari sejawat pegiat rockabilly, ia iseng menyurati seraya mengirimi tautan-tautan yang berkaitan dengan kiprah The Hydrant. Jim, yang berprofesi DJ serta veteran rockabilly asal Inggris, bak nihil atensi di permulaan. Adi, pasca beberapa kali bersurat, kemudian menyudahi korespondensi yang dipikirnya cuma berakhir satu arah. Mendadak saja di bulan Agustus lalu, Adi mendapat kiriman paket dari Amerika Serikat. Rupanya dari Jim Ingram langsung yang meminta The Hydrant diminta tampil di Viva Las Vegas pada April 2016.


designed by: Saylow