Life During Wartime

Apocalyptic Swamp Funk. That’s how the New Yorker described this song.

Industri Vs Komunitas: Permintaan Pasar atau Loyalitas

Dari sebegitu panjang lebar kiat yang telah saya paparkan, baik internal maupun eksternal, selain merapikan urusan dalam negeri juga membangun imej serta kepercayaan pihak luar, perjalanan merintis karir di skena musik tampaknya tinggal menentukan keputusan nan menentukan alias paling final: melebur ke industri atau mendekat ke komunitas.

Adalah memang, benar sekali, harus diakui bahwa menetapkan tujuan, membidik sasaran, mematok incaran, bukanlah bak memainkan dua sisi dari keping uang logam, atau semudah membalik telapak tangan. Sebab ini soal hidup mati, tentang masa depan. Jadi penggarisan takdir bagi diri sendiri jangan sampai salah, kudu super diseriusi. Untuk itu, mari saya beri perbandingan kelebihan dan kekurangan atara industri dengan komunitas.

Tak Ada Gunanya Punya Akun Bejibun

God bless the internet. Ungkapan syukur atas kemunculan internet di jagat raya belakangan ini sering terucap di tengah masyarakat. Saya termasuk salah satu pendukung militan piranti komunikasi via dunia maya ini. Sebab keberadaannya terbukti amat memudahkan manusia dalam bermanuver. Tak cuma di urusan komunikasi tapi kini telah meluas ke berbagai bidang kehidupan. Selain itu, jika bicara faktor biaya, internet tergolong barang murah. Saat hendak menyapa saudara kamu yang sedang bersekolah di Sydney, Australia, tinggal menyalakan akun Skype masing-masing, sudah, langsung ngobrol dah. Dan gratis. Beda dengan jaman dulu yang masih harus menggunakan telepon biasa serta sambungan internasional yang mahalnya minta ampun.

Dalam konteks musik, internet jelas merupakan berkah besar bagi para musisi di Indonesia. Terutama di perkara promosi. Anak sekarang sudah tinggal leha-leha ketika ingin eksis. Begitu punya band langsung saja bikin akun di, katakanlah, Facebook. Pada akhir 90an, fasilitas senikmat demikian belum ada. Saat ingin mengumumkan pada dunia bahwa kita baru saja membentuk Trio Kiamat Raya—sebut saja begitu—dan telah memiliki album perdana, yang harus dilakukan adalah turun langsung ke lapangan, bergaul, memberikan satu persatu kepada kawan serta kerabat. Jika ingin melebarkan sayap hingga keluar pulau, kirimi lewat pos para sahabat pena yang kita punya. Tak lupa pula berharap semoga salah satu rekan kita di Jakarta berbaik hati meneruskan album debut kebanggaan Trio Kiamat Raya ke kenalannya yang bekerja di record label. Sungguh butuh proses yang panjang, berliku, lagi mahal. Jangan dulu lah bicara soal albumnya bakal meledak di pasaran. Sudah didengerin ama petinggi di label rekaman saja sudah untung.

Read More

Bali Creative Festival: Ragam E-Poster Acara

Bali Creative Festival
Perayaan potensi terbaik insan kreatif Bali
3-6 Desember 2010, 10.00-22.00
Art Centre, Denpasar

…Bali Creative Festival bukan sekadar perayaan kreatifitas. Pelaksanaannya di Bali merupakan simbolik dari kehidupan dinamis dua dunia: Kehidupan masa lalu yang dicirikan dengan tradisi dan budaya yang kaya nilai-nilai dan kehidupan modern yang penuh dinamika yang menjadi pintu bagi dunia internasional.
Hal ini sangat penting bagi insan kreatif Indonesia untuk mengapresiasi, belajar dan terinspirasi dalam iklim kehidupan yang penuh dinamika sebagaimana kita temui di Bali…

Bali Creative Festival: Denah & Jadwal Lengkap

Bali Creative Festival
Perayaan potensi terbaik insan kreatif Bali
3-6 Desember 2010, 10.00-22.00
Art Centre, Denpasar

…Bali Creative Festival bukan sekadar perayaan kreatifitas. Pelaksanaannya di Bali merupakan simbolik dari kehidupan dinamis dua dunia: Kehidupan masa lalu yang dicirikan dengan tradisi dan budaya yang kaya nilai-nilai dan kehidupan modern yang penuh dinamika yang menjadi pintu bagi dunia internasional.
Hal ini sangat penting bagi insan kreatif Indonesia untuk mengapresiasi, belajar dan terinspirasi dalam iklim kehidupan yang penuh dinamika sebagaimana kita temui di Bali…

→ Rincian acara & jam ada di halaman utama.

Bali Creative Festival

Bali Creative Festival
Perayaan potensi terbaik insan kreatif Bali
3-6 Desember 2010, 10.00-22.00
Art Centre, Denpasar

Bali Creative Festival bukan sekadar perayaan kreatifitas. Pelaksanaannya di Bali merupakan simbolik dari kehidupan dinamis dua dunia: Kehidupan masa lalu yang dicirikan dengan tradisi dan budaya yang kaya nilai-nilai dan kehidupan modern yang penuh dinamika yang menjadi pintu bagi dunia internasional.
Hal ini sangat penting bagi insan kreatif Indonesia untuk mengapresiasi, belajar dan terinspirasi dalam iklim kehidupan yang penuh dinamika sebagaimana kita temui di Bali

→ Rincian acara & jam ada di halaman utama.

Scroll to Top