Tonite! The Jumper Stomper!

Tonite! Wednesday, July 14, 2010; 8-10 PM Upcoming R-n-R Exhibition: HERU WAHYONO The Jumper Stomper :: Introduction and playlist, written and handpicked by Heru Himself :: Hola! Berikut ini adalah sederetan tembang-tembang yang selalu melekat di benak saya, setidaknya sampai sekarang. Beberapa juga merupakan pengaruh yang cukup kuat di kedua grup musik saya, sedangkan sebagian lagi adalah sederetan nada dan irama yang mampu mencuri perhatian dan memori di otak saya karena unik dan menarik. Ada juga yang mengingatkan saya ketika masih bercengkrama dengan teman-teman saya dulu di jalanan Gondomanan, yang mana latar belakang musik mereka berbeda-beda (tentu saja waktu itu saya masih, ehm, abal-abal nan labil... LOL ). Bahkan, ada juga yang datang dari masa puber saya di Kuta, Bali. Tembang-tembang ini ada yang datang begitu saja, entah dari seorang kenalan traveler, dari teman yang lama di luar negeri, dari seseorang di bar, teman nongkrong, atau dari sebuah pengeras suara di suatu tempat. Ada juga yang sengaja secara mati-matian siang malam saya cari sampai dapat, dan sebagainya. Sebenarnya, ini hanyalah sebagian kecil, sebab bila saya harus jabarkan semua, kita harus pergi ke dokter bedah otak. So boyz and galz, are you ready for da ride? Vamos!
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print
Share on facebook
Facebook

Tonite! Wednesday, July 14, 2010; 8-10 PM

Upcoming R-n-R Exhibition: HERU WAHYONO
The Jumper Stomper

:: Introduction and playlist, written and handpicked by Heru Himself ::

Hola!

Berikut ini adalah sederetan tembang-tembang yang selalu melekat di benak saya, setidaknya sampai sekarang. Beberapa juga merupakan pengaruh yang cukup kuat di kedua grup musik saya, sedangkan sebagian lagi adalah sederetan nada dan irama yang mampu mencuri perhatian dan memori di otak saya karena unik dan menarik. Ada juga yang mengingatkan saya ketika masih bercengkrama dengan teman-teman saya dulu di jalanan Gondomanan, yang mana latar belakang musik mereka berbeda-beda (tentu saja waktu itu saya masih, ehm, abal-abal nan labil… LOL ). Bahkan, ada juga yang datang dari masa puber saya di Kuta, Bali.

Tembang-tembang ini ada yang datang begitu saja, entah dari seorang kenalan traveler, dari teman yang lama di luar negeri, dari seseorang di bar, teman nongkrong, atau dari sebuah pengeras suara di suatu tempat. Ada juga yang sengaja secara mati-matian siang malam saya cari sampai dapat, dan sebagainya. Sebenarnya, ini hanyalah sebagian kecil, sebab bila saya harus jabarkan semua, kita harus pergi ke dokter bedah otak.

So boyz and galz, are you ready for da ride? Vamos!

The Playlist:
01. Sublime – What I Got
02. Bob Marley – Simmerdown
03. Cherry Poppin’ Daddies – Zoot Suit Riot
04. Cutty Ranks – Limb by Limb
05. The Pietasters –Girl Take It Easy
06. Dandy Livingstone – A Message to You Rudy
07. James Brown – Soul Power
08. Long Beach Dub Allstars – Listen to DJs
09. Buju Banton – Champion
10. Rancid – Time Bomb
11. The Transplants – DJ DJ
12. Dropkick Murphys – The Gang’s All Here
13. The Clash – Revolution Rock
14. The Aggrolites – Dirty Reggae
15. The Slackers – Have the Time
16. Isley Brother – It’s Your Thing
17. Toots & The Maytals – Monkey Man
18. Dr Dre – Still D.R.E. (feat. Snoop Dogg)
19. Snoop Dogg – What’s My Name
20. 2 Live Crew – Fuck Martinez
21. Deep Purple – Speed King
22. Brujeria – La Migra
23. The Exploited – Beat the Bastards
24. Hepcat – Rudies All Around
25. Major Lazer – Mary Jane
26. Congo Natty – Rasta Man
27. Bassnectar – Superstylin Smashup
28. Pendulum – Tarantula
29. Seeed – Fire in the Morning
30. M.I.A – Paper Planes

Song by song synopsis coming soon!

___________________

The Block Rockin’ Beats
Curator: Rudolf Dethu
Every Wednesday, 8 – 10 PM
The Beat Radio Plus – Bali, 98.5 FM

120 minutes of cock-melting tunes.
No bullcrap.
Zero horse shit.
Rad-ass rebel without a pause.

Shut up and slamdance!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print
Rudolf Dethu

Rudolf Dethu

Music journalist, writer, radio DJ, socio-political activist, creative industry leader, and a qualified librarian, Rudolf Dethu is heavily under the influence of the punk rock philosophy. Often tagged as this country’s version of Malcolm McLaren—or as Rolling Stone Indonesia put it ‘the grand master of music propaganda’—a name based on his successes when managing Bali’s two favourite bands, Superman Is Dead and Navicula, both who have become two of the nation’s biggest rock bands.
Rudolf Dethu

Rudolf Dethu

Music journalist, writer, radio DJ, socio-political activist, creative industry leader, and a qualified librarian, Rudolf Dethu is heavily under the influence of the punk rock philosophy. Often tagged as this country’s version of Malcolm McLaren—or as Rolling Stone Indonesia put it ‘the grand master of music propaganda’—a name based on his successes when managing Bali’s two favourite bands, Superman Is Dead and Navicula, both who have become two of the nation’s biggest rock bands.

Leave a Reply

  Subscribe  
Notify of
Scroll to Top