Ada beberapa album atau lagu yang sedang menarik perhatian saya akhir-akhir ini. Kalau lagu mungkin adalah "Tersesat Di Antariksa", nomor terbaru dari Morfem, band fuzz rock ibukota. Catchy, cepat melekat, dan adiktif.
2 Mei 2015 menjadi kurun bersejarah bagi saya. Bagaimana tidak, dua momen penting bergabung menjadi satu: Saraswati, hari besar umat Hindu, jatuhnya bersamaan dengan Hari Pendidikan Nasional.
Bagi kawan-kawan yang berdomisili di Jakarta yang bersimpati dengan gerakan kami, Bali Tolak Reklamasi, mulai hari ini hingga Minggu malam, 10-12 April 2015
Warga Pulau Bali, belakangan lekat sekali mendengar istilah reklamasi dan revitalisasi. Kata reklamasi diakrabi lebih awal sejak isu reklamasi terhadap Teluk Benoa berhembus medio 2012.
Gestur mengacungkan jari tengah seperti yang dilakukan Lemmy di foto yang terpampang di sebelah merefleksikan tindakan derogatori, menghina lawan bicara, melecehkan pihak lain.
Setelah peluncuran resmi album kompilasi INDONESIA MAHARDDHIKA yang memperoleh sambutan amat hangat di Galeri Indonesia Kaya, mal Grand Indonesia, pada 21 Agustus silam, legiun progressive rock rasa Nusantara kembali naik panggung pertunjukan.
Beberapa bulan belakangan ini saya ikut terlibat dalam penggarapan album kompilasi INDONESIA MAHARDDHIKA (IM) yang berisikan sepuluh lagu dengan padu padan antara rock, jazz, pop, serta sedikit klasik