Tonite! Sealed with a Fist!

Upcoming Rock-n-Roll Exhibition: RICKY SIAHAAN
Sealed with a Fist

:: Playlist & notes, handpicked & written by Ricky Himself ::

Beberapa lagu di list ini mengingatkan pada sepotong waktu di masa lalu, tepatnya ketika masih di bangku SD saya diberi buku “Awas Musik Setan!” oleh ibunda. Tindakan ini ternyata kontraproduktif bagi misi awal ibunda, karena ujungnya malah bikin saya semakin penasaran/suka dengan musik ini. Beberapa lagu lain di list ini mengingatkan saya akan momen kekinian dimana cukup banyak orang dari masa lalu yang ketemu saya dan memilih melepas rindu dengan melontar komentar macam “Hey man, masih aja suka t-shirt hitam dan musik-musik keras?” But that’s perfectly okay. Saya hanya tergelak, dan dalam hati makin yakin bahwa passion akan musik ini tak akan pernah menua seperti mereka. 😎

Anyway, genre yang rata-rata adalah Rock pada list ini hanyalah upaya untuk konsisten dengan judul acara ini. Ya. Ini adalah deretan lagu Rock yang sukses. Saya total sepakat dengan seorang teman baik yang menyimpulkan sebuah definisi: lagu Rock yang sukses adalah lagu Rock yang ketika didengarkan, musik dan liriknya bisa bikin kita merasa bangga jadi penggemar musik Rock. Lagu Rock yang sukses adalah lagu yang bisa nimbulin semangat sedemikian rupa yang kadang cukup absurd hingga bisa bikin kita bilang, “I did not choose Rock. Rock chose me”. Haha.

I present you those songs. Songs with beats that rock my fucking block.

OneDollarForMusic at Live Encounters

by Mark Ulyseas

Bali is inundated with Yayasans (charities) ranging from free eye operations, education, recycling to animal shelters. A number of these Yayasans are doing good work and have made a positive impact on island life. One such organisation is Onedollarformusic, the brainchild of Raoul Thomas Augustine Maria Wijffels a Dutch national residing in Bali.

When I first came across this organisation I assumed it was another scheme to make money off unsuspecting bleeding hearts with a conscience that continually beseeches them to ‘contribute’ to ‘causes’. However, after meeting Raoul (who has over 20 years experience in music, arts, education and management including working as a teacher and music pedagogue at the Conservatories of Amsterdam, Utrecht and Rotterdam) and the Indonesian chairman Rudolf Dethu, it became apparent that this is an organisation that has the potential of becoming a major force in the creative and economic development of young potential musicians across the Indonesian archipelago.

Tomorrow Nite! top ov the pops!

Tomorrow Nite! Wednesday, March 24, 2010

Upcoming Rock-n-Roll Exhibition: OTONG KOIL
top ov the pops

:: Playlist & notes, handpicked & written by Otong Himself ::

sepeerti nonton inbox
ini lagulagu pop yg super katchy di telinga
melodi yg manis lirik yg brilliant
kalo kamu tida suka sebaeknya kamu ngarang lagu sendiri aja

Rock-n-Roll Exhibition: KEKE TUMBUAN

Edition: February 24, 2010

Rock-n-Roll Exhibition: KEKE TUMBUAN
My Magical Music Trippy Trip!

:: Playlist & notes, handpicked and written by Keke herself ::

…Ceritanya kompilasi gwe ini isinya musik-musik yang outer worldly kerennya sehingga bisa bikin lo terbang tanpa pake sayap.
Kebanyakan fokus ke suara-suara gitarnya. I love guitar sounds so much it’s not even funny (cuz I can’t play it!).

Yang gwe tampilin kebanyakan adalah musisi dan bands yang gwe suka,
dan ada beberapa juga yang gwe anggap membuat gwe suka musik rock tapi not necessarily a band that I still listen too.
Gwe harus berterima kasih kepada kakak cewek gwe yang jauh lebih tua dari gwe umurnya,
plus temen-temen cowoknya, yang dulu sering meninggalkan majalah-majalah musik di rumah gwe.

At a Glimpse: Ambassador Dethu from Bali

by Felix Dass

This music veteran from the land of gods has some simple inspiration for everyone.

Rudolf Dethu comes from Bali, a place where local music is in the minority from time to time.

Although the island is often noted as the melting pot of cultures, the local music scene is way behind that of other parts of Indonesia, and not many local acts have made their way to national recognition.

Acting as manager and propagandist, in 2003 Dethu led his revolutionary legion, Superman is Dead. With words, he simultaneously promoted the band via the Internet. Slowly but surely, the band’s music was heard and started to gain new fans nationwide.

Morfem: Baru Tapi Lama Tapi Baru

Kuartet asal Jakarta ini secara eksistensi tergolong duhai belia, baru resmi berdiri pada 17 Juli 2009. Belum genap setahun. Namun jika menganalisa oknum-oknum yang berada di gerbongnya, murtad rasanya menyebut orang-orangnya sebagai koalisi “kemarin sore.” Coba kita mulai dari sang biduan, Jimi Multazham, misalnya. Di alter egonya yang lain, lebih dikenal sebagai Jimi Upstairs. Benar, dialah frontman dari grup New Wave paling mahsyur setanah air: The Upstairs. Lalu penanggungjawab gitar, Pandu Fathoni, adalah juga anggota kongsi Post-Punk muram, The Porno. Kemudian divisi bas dikomandoi oleh Bramasta Juan Sasongko, yang sekaligus merupakan konseptor JARB, sebuah band beragamakan Stoner Rock. Sementara di departemen drum bercokol Freddie Alexander Warnerin yang berkedudukan pararel sebagai personel kongegrasi Hardcore bernama Nervous Breakdown.

Tonite! Nyanyikanlah Hidup Kita!

Tonite! Wednesday, March 17, 2010

Upcoming R-n-R Exhibition: ARIBOWO SANGKOYO
Dengan menyebut nama ilmu pengetahuan yang maha rasional lagi maha ilmiah, NYANYIKANLAH HIDUP KITA!

:: Playlist & notes, handpicked & written by Ribosa Himself ::

Saya bersaksi bahwa tiada hidup selain musik dan
saya bersaksi bahwa lagu-lagu berikut adalah penyelamat kewarasan saya.

Semoga kita dikembalikan ke distorsi yang ‘benar’ dan
terbebas dari godaan pasar yang terkutuk.

Amin.

Rock-n-Roll Exhibition: ALDO SIANTURI

Edition: February 10, 2010

Rock-n-Roll Exhibition: ALDO SIANTURI
Music from the Heart, Speak Art!

:: Playlist & notes, handpicked and written by Aldo Himself ::

What I like most about music is how musicians are trying to speak to me,
tell me something, send me a message.

And nothing is more satisfying than realizing that message and acting on it.
So with this opportunity I thank to everybody who love music from their heart.
Just ignore everybody when you speak art!

Tonite! Lions of the Desert

Tonite! Wednesday, March 10, 2010; 8 PM!

LIONS OF THE DESERT: STONER, SOUTHERN, & SLUDGY SABBATH SYMPHONY
Handpicked by Rudolf Dethu

ALTAMONT SPEEDWAY FREE FESTIVAL

Bagi rekan-rekan yang telah lanjut usia—30 tahun ke atas, atau penggemar fanatik The Rolling Stones, atau punya ketertarikan gigantik pada so-called “Sex, Drugs and Rock & Roll”—pasti pernah menonton film dokumenter Gimme Shelter atau minimal sempat mendengar kisah legendaris tentang konser gratis pada 6 Desember 1969 di Altamont Speedway, California, Amerika Serikat.

Pertunjukan tanpa tiket—lebih populer dengan tajuk Altamont Free Concert—yang menghadirkan nama-nama besar macam Santana, Jefferson Airplane, The Flying Burrito Brothers, The Grateful Dead, Crosby, Stills, Nash, and Young; serta Mick Jagger & co. sebagai penampil utama itu bukan saja mampu mengundang hingga 300 ribu orang untuk datang, seraya menyisipkan sisi tak terduga: 4 bayi dikabarkan lahir di arena konser, pula menyertakan sisi kelam: 2 orang tewas akibat kecelakaan bermotor, 1 orang tenggelam, dan—ini dia—1 orang terbunuh. Mari menyimak lebih jauh soal apa/siapa/kenapa sampai terjadi huru-hara berujung maut.

Rock-n-Roll Exhibition: UCOK HOMICIDE

Edition: December 16, 2009

Rock-n-Roll Exhibition: UCOK HOMICIDE
An Ode to Septian Dwicahyo and Random Mantras on Waking Up The Dead B-Boyism

:: Playlist, notes and photos, written and handpicked by Ucok Himself ::

…Kalender menunjukkan 1982 saat gelombang pertama hiphop mampir di Indonesia,
tepatnya saat breakdance booming pertama kali
dan mendadak generasi Catatan si Boy menari kejang di setiap lapangan volley kosong.
Mungkin saat itu pertama kalinya saya berkenalan dengan skema bernama Rap, dan musik bernama Hiphop.

Long story short, Hiphop was my first love, menggugah dan menginspirasi.
Membangkang dan menyalakan nyali.
Sesuatu yang sulit didapat jika kalian mendengar hiphop hari ini

So in the name of the shadows of Septian Dwi Cahyo’s moonwalk sight,
celana sport merecet, sarung tangan kulit, headband dan spirit melawan kebosanan,
here goes the list of 31 cuts,
chosen randomly to represent the spectre of once banality-bashing passion called Hiphop…

Fedora-O-Rama

Jika menyebut nama Slash, selain rambut keriting serta kepiawaiannya bergitar, apa yang paling benderang kita ingat dari dia? Topinya, tentu. Begitu juga The Blues Brothers serta Brian Johnson biduan AC/DC, sama sebangun, segendang sepenarian, ciri khas mereka ada pada aksesori yang dikenakan di kepalanya.

Cuman, giliran ditanyain penutup kepala nan panjang yang gemar dipakai oleh pria bernama asli Saul Hudson itu tepatnya bernama apa, saya berani jamin pasti sebagian besar dari anda bakal bengong kebingungan. Hey, sebutan tepatnya adalah “Top Hat”. Sementara topi khas The Blues Brothers dikenal dengan “Fedora”.

Follow Instagram

Scroll to Top