Edition: June 09, 2010Rock-n-Roll Exhibition: RIDWAN RUDIANTOBeats & Pieces:: Playlist, intro, and song descriptions, written and handpicked by Ridwan Himself ::
Sebagian besar lagu di play list ini saya ambil dari koleksi CD yang banyak dibeli antara tahun 1996-1999.
Tidak banyak memori pribadi yang tersimpan, melainkan hanya rangkaian nada yang disusun baik untuk menciptakan mood yang khusus.
Pengalaman sulitnya merangkai, saya menemukan ada beberapa lagu favorit yang ternyata tidak bisa dilepas dari albumnya untuk dimasukkan ke playlist ini.
Mungkin di sana tangguhnya beberapa musisi menyusun tracklist album hingga kita tidak tega untuk mencomot setiap individual track-nya.
Pemilihan lagu juga mempertimbangkan faktor jam tayang acara di malam hari, karena ternyata tidak semua musik cocok di dengar di kala langit gelap
Demikian sudah, selamat malam, selamat menikmati.

About
A music journalist, writer, radio presenter, vinyl DJ, socio-political activist, creative industry leader, band manager, and library diploma holder heavily draws inspiration from punk rock philosophy. Often tagged as the Indonesian version of Malcolm McLaren—or, as Rolling Stone Indonesia put it, the grand master of music propaganda—he is perhaps best known for previously managing Bali’s two biggest bands, Superman Is Dead and Navicula, who have gone on to become two of the nation’s biggest rock bands. The band he now manages is The Hydrant, the pioneer of rockabilly in Indonesia.















